Pilgub Kalbar
Gidot Optimistis Menang di Pilgub 2018, Ini Strateginya
Untuk apa saya maju kalau tidak yakin, jadi kita harus yakin-seyakinnya
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Demokrat Kalbar, Suryadman Gidot menuturkan untuk Pilgub 2018 ini ia berkeyakinan untuk menang.
Namun, Bupati Bengkayang dua periode ini pun enggan membeberkan strategi politik yang digunakan.
"Saya pikir politik dari dulu sudah panas, apa yang akan kita lakukan strategi tidak mungkin saya ceritakan, strategi bagian dari proses apa yang harus kita lakukan terhadap lawan-lawan, bagaimana strategi kita menang itu yang paling penting," ungkapnya, Selasa (23/01/2018).
(Baca: Ngeri! Cek Keaslian dengan Cara Menggigit, Baterai iPhone Meledak di Mulut Pembeli )
Gidot, sapaan akrabnya pun menuturkan telah mengurus surat cutinya kepada yang bersangkutan.
"Saya pikir, saya orang yang termasuk taat aturan, kalau memang itu aturan cuti sudah kita jalankan. Jika saya tidak memiliki cuti maka akan di diskualifikasi, maka cuti tinggal menunggu keluar dan tepat pada 14 Februari cuti sudah saya jalankan," ujarnya.
Untuk pemenangan, dikatakannya jika ia sudah maju, maka sudah berkeyakinan untuk menang.
"Saya kalau sudah maju, tidak ada tidak yakin menang. Untuk apa saya maju kalau tidak yakin, jadi kita harus yakin-seyakinnya," tuturnya.
Apalagi, lanjutnya pihaknya kaum muda harus berikan harapan pada Kalbar yang lebih baik, maju, dan elegan.
Karena, kata dia, tanggung jawab Kalbar pada generasi muda, karena generasi mudalah yang akan menikmati, merasakan dan melihat kemajuan itu.
"Maka saya dengan bu Karol semangat muda 100 persen yakin menang," tukasnya.