Viral Pria Bawa Sebilah Parang Di Singkawang, Yang Terjadi Sebenarnya Bikin Iba
Kombes Pol Nanang pun mengatakan, FN (16) ternyata memperoleh sebilah Parang dari sebuah warnet milik yang berada didekat rumah tinggalnya
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kota Singkawang sempat dihebohkan dengan aksi seorang pria yang membawa sebilah parang ke tengah jalan, tepatnya di simpang lampu merah Jalan Sudarso rumah Adat Melayu, Senin (22/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo, dari hasil interogasi diketahui ternyata pria itu mengalami gangguan jiwa.
Baca: Guncang Banten - Ini Dua Gempa Dahsyat Yang Pernah Hancurkan Jakarta, Istana Bogor Runtuh!
Pria itu, lanjutnya adalah FN (16) pelajar kelas 1 satu diantara SMK di Singkawang.
"Yang bersangkutan adalah salah satu anak asuh pada yayasan Budha Tzu Chi," tuturnya, Selasa (23/01/2018).
Baca: Pemkot Singkawang Komit Jamin Kesehatan Warga
Kombes Pol Nanang Purnomo pun mengatakan, menurut keterangan dari Pengurus Yayasan Budha Tzu Chi, Bambang Mulyotono, kemudian saudaranya Novia, dan Lim Sui Kim bahwa FN diduga mengalami gangguan jiwa atau depresi berat.
"Dari hasil pemeriksaan atau konsultasi yang pernah dilakukan oleh dr Lim Fong Cung mengatakan dan mengarahkan agar yang beraangkutan diarahkan ataupun dirawat kepada ahli kejiwaan di RS Jiwa Provinsi Kalimantan Barat yang berada di Singkawang," terangnya.
Baca: Hotman Paris Sentuh Bagian Ininya Pramugari, Videonya Bikin Heboh, Penasaran?
Kombes Pol Nanang pun mengatakan, FN (16) ternyata memperoleh sebilah Parang dari sebuah warnet milik yang berada didekat rumah tinggalnya di Simpang Jalan Tani Singkawang.
Lanjutnya, ketika di lakukan Interogasi yang bersangkutan tidak dapat mengingat kronologis kejadian.
Sampai dengan diamankan di Mapolres Singkawang, FN (16) hanya mengingat bahwa telapak tangannya luka oleh Pagar.
Baca: Wanita ini Bikin Geger, Buat Lomba Bagi yang Bisa Hamilinya, Hadiahnya Luar Biasa!
Dan akhirnya disiang hari pada pukul 13.30 WIB, kata dia, pihak yayasan berkoordinasi dengan piket Sat Reskrim Polres Singkawang.
Hal ini dilakukan agar FN (16) dapat di serahkan kepada Yayasan untuk selanjutnya di bawa berobat ke RS. Jiwa sesuai dengan hasil pemeriksaan.
"Selama kejadian tidak ada korban jiwa maupun materil, hanya membuat pengendara yang melintas disekitar Simpang 4 lampu merah Jalan Sudarso rumah Adat Melayu resah karena FN (16) membawa parang saat berjalan," pungkasnya.