TribunPontianak/

Kerugian Korban Kebakaran di Selakau Ditaksir Hingga Ratusan Juta Rupiah

Api bermula terlihat membakar sebuah warung kopi, dan kemudian menyebar hingga membakar bangunan rumah di sebelahnya.

Kerugian Korban Kebakaran di Selakau Ditaksir Hingga Ratusan Juta Rupiah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Kebakaran melanda dua bangunan rumah milik warga RT003/ RW002, Dusun Damai, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Rabu (11/1/2018) sekitar pukul 21.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo melalui Kapolsek Selakau, Iptu Ronald Deny Napitupulu mengungkapkan, dua bangunan rumah yang mengalami kebakaran di Selakau, adalah milik Tjhin Hon Kiong alias Akiong (54), warga warga RT003/ RW002, Dusun Damai, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.

Serta milik Sariyanto alias Aliung (29), warga RT10/ RW03, Dusun Gaya Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.

"Kedua rumah tersebut, pada saat kebakaran dalam keadaan kosong," ungkapnya Kamis (11/1/2018) dini hari.

Baca: Kebakaran Hanguskan Warkop dan Toko Alat Sembahyang di Selakau

Kedua rumah saat itu tak berpenghuni, lantaran pemilik warung kopi, Tjhin Hon Kiong pulang ke rumah orangtuanya di RT10/RW03, Dusun Gaya Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas dan kemudian istirahat tidur pukul 18.30 WIB.

Sedangkan tetangganya, Sariyanto juga pulang ke rumah orangtuanya di RT10/RW03, Dusun Siatung, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.

"Barang-barang yang terbakar, milik Tjhin Hon Kiong di antaranya 1 unit sepeda motor Suzuki jenis Sky Drive KB 4622 TG, uang sejumlah Rp 8 juta, kalung emas 6 gram dan barang-barang kebutuhan warung kopi, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 80 juta. Sedangkan barang-barang milik Sariyanto, di antaranya alat-alat sembahyang, dan diperkirakan mengalami kerugian mencapai sekitar Rp 100 juta," papar Kapolsek.

Adapun tindakan yang telah dilakukan personel Polsek Selakau, yakni memasang garis polisi (police line).

"Kemudian meminta keterangan terhadap saksi-saksi dan korban," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help