Berita Video

Curahan Hati Jukir Adanya Gate di Pasar Alianyang

Keberadaan gate ini mengancam mata pencaharian Jukir yang telah belasan tahun mengais rejeki di Pasar Alianyang.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Juru Parkir (Jukir) Pasar Ikan Alianyang merasa keberatan dengan sistem gate (palang parkir) yang akan diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang.

Keberadaan gate ini mengancam mata pencaharian Jukir yang telah belasan tahun mengais rejeki di Pasar Alianyang.

"Saya merasa keberatan. Saya orang lama mengapa seolah-olah gak dipakai lagi di situ. Saya merasa keberatan, sedangkan itu priuk saya," kata Koordinator Jukir Suwantono (62), Senin (11/12/2017).

(Baca: Pendamping Jukir Nilai Pemkot Tak Memanusiakan Jukir )

Hal senada diucapkan Jukir lainnya, Kimin (69). Ia merasa keberatan dengan hadirnya sistem baru menggunakan gate.

"Itu kan istilahnya pasar tradisional hanya sore, pagi gak ada," tuturnya.

(Baca: Jukir Keberatan Adanya Gate di Pasar Alianyang )

Ia yang telah menjadi Jukir sejak tahun 1980 an berharap kondisi parkir kembali seperti biasa.

"Maunya seperti biasa gak ada gate-gate, setoran pun seperti biasa," harapnya.

Bagaimana curahan hati seorang Jukir, tonton video berikut. (doi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved