TribunPontianak/

2 Warga Swedia Ikut Ritual Robo-robo di Mempawah, Bagaimana Ungkapannya?

Secara khusus keduanya diundang oleh Istana Amantubillah untuk menyaksikan langsung prosesi dan ritual tahunan khas Kabupaten Mempawah.

2 Warga Swedia Ikut Ritual Robo-robo di Mempawah, Bagaimana Ungkapannya?
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Dua Wisman Asal Swedia Per Anders Ivan Sjostrom dan Rekanya Rut Christina Lanhard turut ikut mengikuti serangkaian ritual budaya robo robo 2017 di Kabupaten Mempawah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dua Wiswan Asal Swedia Per Anders Ivan Sjostrom dan Rekanya Rut Christina Lanhard turut ikut mengikuti serangkaian ritual budaya robo robo 2017 di Kabupaten Mempawah.

Secara khusus keduanya diundang oleh Istana Amantubillah untuk menyaksikan langsung prosesi dan ritual tahunan khas Kabupaten Mempawah, Selasa (14/11/2017)

Ritual buang puaka, kirab dan pembasuhan Pusaka Istana Amantubillah hingga pada Selasa (14/11/2017) siang keduanya berbaur dengan barisan Pangeran Ratu Mardhan Adijaya Kesuma Ibrahim saat berziarah ke Makam Keramat Opu Daeng Manambon, di Sebukit Rama, Kecamatan Mempawah Hilir, Kalbar.

(Baca: Dua Warga Swedia Antusias Saksikan Ritual Robo-robo )

Per Andres Ivan Sjostrom merasa terhormat dapat hadir ke Mempawah dan dapat berinteraksi dengan masyarakat di Mempawah.

"Suatu kehormatan bisa ke sini, orang disini ramah-rama. saya suka," ujarnya saat di interview tribun usai berziarah ke Makam Opu Daeng Manambon.

Dirinya menilai masyarakat di mempawah sangat harmony dan unik. Selain itu kondisi masyarakat di Mempawah masih mempertahakan nilai-nilai tradisional.

Hal senada disampaikan oleh Rekanya Rut Christina Lanhard mengaku sangat nyaman berada di Mempawah. Sambutan masyarakat sangat ramah kepadanya.

"Aku merasa comfortable (nyaman) ada disini, terhormat dan bersyukur," ujarnya.

Jika ada kesempatan, Christina mengatakan akan kembali lagi ke Indonesia dan berkunjung ke Mampawah.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help