Merinding! Aksi Penyelamatan Karyawan Pabrik Petasan Tangerang Turut Dilakukan Brimob Polda Kalbar

Danyon mengungkapkan satu orang personel mengalami luka, akibat ledakan dari pecahan tembok pabrik.

Penulis: Madrosid | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Anggota Brimob Polda Kalbar terlibat evakuasi kebakaran pabrik petasan di Kosambi Tanggerangan, Kamis (26/10) sekitar pukul 10.00 wib. Tanpa Komando Brimob Kalbar Bantu Evakuasi Korban Kebakaran Pabrik Petasan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalbar, AKBP Raymond Masengi Sik MH, memaparkan kronologi keterlibatan Anggota Satuan Brimob Polda Kalbar, dalam mengevakuasi korban kebakaran pabrik petasan di Kosambi Tanggerang, Kamis (26/10/2017) sekitar 10.00 wib.

"Saat kejadian seluruh Anggota Satbrimob Polda Kalbar tengah melaksanakan tugas memback up Polda Metro Jaya. Jadi difloting ke dua lokasi, Polres Tenggerang Kota dan Polsek Benteng Teluk Naga," ujarnya, Jumat (27/10/2017).

Saat itu, kejadian anggota baru selesai melakukan persiapan, seperti apel lantaran baru tiba.

Sebanyak 100 anggota Sat Brimob menempati di Gedung serbaguna di Polsek Benteng Teluk Naga.

(Baca: Kisah Heroik Evakuasi Korban Kebakaran Pabrik Petasan Tanggerang, Ternyata Ada Dari Polda Kalbar )

"Tiba-tiba sekitar jam 10 terdengar ledakan didepan. Kemudian para anggota keluar dan melihat ada kepulan asap tebal dari kebakaran. Saat itu, posisi pagar pabrik tertutup. Akhirnya kami gedor dan dibuka oleh karyawan kebetulan sudah di depan. Karena api dan asap tebal, karyawan yang di dalam terhalang untuk keluar," jelasnya.

Ketika itulah, tanpa ada perintah, seluruh anggota brimob dengan peralatan seadanya sebanyak 100 personel melakukan evakuasi.

Dengan menjebol dinding dari bagian samping.

(Baca: Penyelamatan Korban Kebakaran Tragis Pabrik Petasan Tanggerang, Satu Anggota Brimob Kalbar Cidera )

"Yang personel lakukan, merupakan panggilan jiwa. Sesuai arahan dan intruksi dari Dansat Brimob semua anggota brimob dengan alasan kemanusiaan wajib memberikan pertolongan kepada masyarakat," ungkapnya.

Aksi personel Satbrimob Polda Kalbar ini, sendiri bukan tanpa resiko.

Sebab mereka terjun memberikan bantuan tanpa ada peralatan pengamanan.

Sebab mereka spontanitas, bahkan ada dari anggota sampai terluka.

"Kita sangat apresiasi dengan apa yang telah dilakukan anggota. Dalam situasi anggota kebakaran itu. Mereka seolah-olah tak memperdulikan keselamatan mereka sendiri," tambahnya.

Danyon mengungkapkan satu orang personel mengalami luka, akibat ledakan dari pecahan tembok pabrik.

Selama kurang lebih 30 menit personel berjibaku melakukan evakuasi.

"Satu orang anggota kita terluka. Tapi kalau korban jiwa kita belum tahu. Namun kita pastikan semua evakuasi hanya dilakukan pada karyawan yang terjebak kebakaran," pungkasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved