Orang Dengan Gangguan Jiwa di Pontianak Ada Dari NTT dan Semarang

Aswin menceritakan penderita gangguan kejiwaan memang sebagian mereka ditolak oleh keluarga. Sehingga mereka terlantar dijalanan.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Aswin Djafar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Sosial Pontianak, Aswin Djafar menuturkan jika pihaknya dari dinas terkait berupaya maksimal menangani orang-orang dengan gangguan jiwa yang ada di Kota Pontianak.

"Kita ada tim yang menangani orang dengan gangguan jiwa ini, yang jelas yang namanya urusan ini tidak pernah habis-habis dan selalu ada. Kita akan tangani jika muncul ya tetap kita tangkap," jelasnya, Selasa (17/18/2017).

Aswin menceritakan penderita gangguan kejiwaan memang sebagian mereka ditolak oleh keluarga. Sehingga mereka terlantar dijalanan. Ditegaskannya untuk di Kota Pontianak mereka yang diamankan kebanyakan dari luar daerah.

Bahkan dari puluhan orang dengan gangguan jiwa yang telah diamankan oleh Dinsos, Aswin katakan ada yang berasal dari NTT dan Jawa Tengah. Mereka telah dikembalikan kedaerah asalnya.

(Baca: Ada Indikasi Penderita Gangguan Jiwa di Pontianak Droping dari Daerah Luar )

Sejauh ini beberapa faktor penyebab gangguan jiwa Aswin sebut, faktor keluarga, lingkungan, hingga memiliki riwayat sebagai pemakai narkoba. Ada pula yang disebabkan karena keturunan

Selama ini pemerintah kota memang memiliki anggaran perawatan yang kini masuk dalam BPJS Kesehatan. Aswin menerangkan perawatan pasti diberikan. Namun seringkali, ketika sudah tenang, dan dikembalikan, malah balik ke jalan.

"Tapi nanti sudah agak tenang, dia balik lagi ke jalan. Kecuali yang memang ada keluarganya. Kalau ndak ada keluarganya kita taruh di UPRS. Tapi masalahnya, unit milik pemerintah itu memiliki keterbatasan kapasitas. Sehingga tidak semua bisa ditampung," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved