TribunPontianak/

Membanggakan! Pemuda Sungai Kumpai Ini Bawa Perpustakaan Semayong Institute Raih Juara 3 Nasional

Perpustakaan Semayong Institute berhasil meraih juara 3 dalam lomba Perpustakaan Desa/ Kelurahan tingkat Nasional tahun 2017

Membanggakan! Pemuda Sungai Kumpai Ini Bawa Perpustakaan Semayong Institute Raih Juara 3 Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Perpustakaan Semayong Institute berhasil meraih juara 3 dalam lomba Perpustakaan Desa/ Kelurahan tingkat Nasional tahun 2017, yang digelar sejak Senin (11/9/2017) hingga Rabu (13/9/2017) di hotel Lumire, Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabupaten Sambas patut berbangga atas prestasi yang diukir Perpustakaan Semayong Institute yang berada di Desa Sungai Kumpai, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Perpustakaan Semayong Institute berhasil meraih juara 3 dalam lomba Perpustakaan Desa/ Kelurahan tingkat Nasional tahun 2017, yang digelar sejak Senin (11/9/2017) hingga Rabu (13/9/2017) di hotel Lumire, Jakarta.

"Sebenarnya proses pemberkasan administrasi penilaian lomba, sudah dimulai sejak bulan Mei yang lalu. Dilanjutkan dengan adanya visitasi juri dari Perpustakaan Daerah Provinsi Kalbar, pada bulan Juni lalu, dan kemudian ditetapkan sebagai juara 1 tingkat provinsi," ungkap Jepriadi, Direktur Semayong Institute, Rabu (13/9/2017).

(Baca: Owner 2 Mata Optical Pilih TFC Karena Manfaatnya )

Lanjutnya, kemudian pada akhir Juli 2017, tim juri dari nasional kembali melakukan visitasi ke Perpustakaan Semayong Institute di Desa Sungai Kumpai.

"Saat itu yang datang dari Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI), Kemendagri dan Perpustakaan Nasional, untuk melihat secara langsung aktivitas dan semua administrasi di Perpustakaan Semayong Institute," jelasnya.

Dalam lomba ini Kalimantan Barat masuk dalam Cluster C, bersama dengan Provinsi Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat dan Maluku Utara.

Jepriadi menjelaskan, pada tahapan terakhir perlombaan, pihaknya  harus mempresentasikan tentang Perpustakaan Semayong Institute dihadapan 5 juri yang berasal dari berbagai latar belakang, yakni aktivis, birokrat serta akademisi perpustakaan Indonesia.

"Yang unggul dari Perpustakaan Semayong Institute adalah inovasi program yang dilakukan oleh pengelola perpustakaan. Kami selain memberikan pelayanan umum di perpustakaan, kami juga membuka warung baca, ada kelas-kelas menulis, kelas Semayong English Club, Lomba-lomba edukatif, dan lain sebagainya," papar Jepriadi.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help