Idul Adha

Idul Adha, Ini Perayaan yang Akan Digelar Zurfidar

Makna lain menggambarkan kemampuan untuk berhaji atau berkurban dengan membeli binatang kambing atau sapi.

Tayang:
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Pengusaha Transportir Kalbar Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Idul Adha merupakan hari raya besar dalam Islam yang selalu dilewati dengan penuh suka cita oleh seluruh umat muslim di dunia.

Pengusaha Transportir Kalbar Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan makna Idul Adha selain hari raya haji, secara umum dikenal dengan hari raya kurban.

"Kedua makna tersebut harus di kerjakan dengan iklas mengharap keridhaan dan safaat dari Allah SWT. Makna lain menggambarkan kemampuan untuk berhaji atau berkurban dengan membeli binatang kambing atau sapi. Berkemampuan tersebut di artikan memperoleh pencapaian yang taqwa tersendiri," ujar Zurfidar pada Rabu (30/8/2017).

Berhaji dan berkurban kata Zurfidar harus lah di peroleh dari hasil yang halal atau berjuangan di jalan Allah SWT. Ia sekeluarga pun senantiasa melewati hari raya Idul Adha dengan perayaan istimewa.

"Kami sekeluarga setiap hari raya berkumpul bersama lalu saling maaf-memaafkan, gotong royong membawa hidangan masing masing lalu di sajikan untuk makan bersama," ujarnya.

Baca: Ruang Terbuka Hijau Terbatas, Ini Penuturan Wakil Ketua DPRD Pontianak

Zurfidar mengatakan pada hari raya idul adha biasanya ia bersama sanak saudara saling berkujung ke keluarga yang di tuakan dan kerabat dan sehabat terdekat.

"Setelah saling maaf-memaafkan ke sanak keluarga kami melihat kambing atau sapi yang kami qurban kan. Kebiasaan puasa pastinya di keluarga sudah ada yang puasa sunat, namanya puasa zulhijah atau puasa arafah," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved