TribunPontianak/

PLBN Desa Jasa Terhambat Status Kawasan Hutan dan Lahan

Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Desa Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu terkendala kesiapan lahan.

PLBN Desa Jasa Terhambat Status Kawasan Hutan dan Lahan
Tribun Pontianak/Rizky Prabowo Rahino
Wakil Bupati Sintang Askiman 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Desa Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu terkendala kesiapan lahan.

Wakil Bupati Sintang Askiman menerangkan lahan sekitar 100 hektare yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang masih terhambat oleh status kawasan hutan dan lahan.

 “Sampai saat ini lahan 100 hektare yang kami siapkan sebelumnya belum bisa dibebaskan. Lahan di Desa Jasa itu memang sulit mensertifikatkannya. Statusnya kawasan hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan lindung,” ungkapnya, Minggu (13/8/2017).

Kendati demikian, orang nomor dua di Bumi Senentang ini menegaskan Pemkab Sintang terus berjuang agar border perbatasan di Kabupaten Sintang bisa terealisasi.

(Baca: Kupan Jaya Belum Dialiri Listrik, Ini Kata Bupati Sintang )

 “Tetap diperjuangkan agar border dibangun. Pemkab Sintang masih meminta izin perubahan kawasan yang jadi lokasi bakal calon border perbatasan ke Kementerian Kehutanan. Masih diproses dan ditunggu kelanjutannya,” tambahnya.

 Askiman tidak menampik pembebasan lahan jadi syarat mutlak Pemerintah Pusat agar pembukaan border di Desa Sungai Kelik berhasil. Keberadaan border perbatasan dinilai penting guna memajukan perekonomian masyarakat perbatasan dan mengantisipasi tindakan ilegal seperti penyelundupan barang dan manusia.

 “Khusus Kabupaten Sintang ini ada dua kecamatan berbatasan darat langsung dengan negara bagian Serawak Malaysia yakni Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu. Keberadaan border sangat penting,” tegasnya.

 Dia berharap pembangunan border bisa terealisasi di tahun 2018 mendatang. Saat ini guna melengkapi mulusnya pembangunan border, pihaknya telah membuat desain perencanaan border.

 “Desain rancangan border sudah kami buat. Tapi rancang bangunnya sampai hari ini belum dituntaskan oleh Pemerintah Pusat,” tandasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help