Pentingnya Terapi Gizi di Masa Penyembuhan
Masalah Malnurtri pada pasien memang jarang dan kurang ditemukan tapi ada gizi kurang maupun gizi buruk pada pasien.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kebutuhan gizi bagi pasien di pelayanan kesehatan dipandang sangat penting terlebih hingga masa pemulihan.
Karena itulah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Singkawang Bengkayang menggelar seminar penata laksanaan Total Parental Nutrisi secara rasional pada pasien malnutrisi, di Dangau, 8-9 Juli.
"Masalah Malnurtri pada pasien memang jarang dan kurang ditemukan tapi ada gizi kurang maupun gizi buruk pada pasien. Karena itu kita, berkolaborasi dengan tiga praktisi kesehatan sekaligus, dokter spesialis gizi klinis, apoteker dan sarjananya, menggelar kegiatan ini," ujar Ketua Panitia pelaksana, Roy Mardian, Minggu (9/7/2017).
Untuk peserta diakuinya terbuka bagi apoteker di Kalbar, termasuk praktisi kesehatan. "Peserta tidak difokuskan dari Singkawang Bengkayang saja, karena dari landak, Sekadau dan pontianak datang," lanjutnya.
Baca: 11 Peserta Sail 2 Indonesia Rally Kunjungi Kalbar
Ia menilai pemeunhan nutrisi bagi pasien sangatlah penting, terlebih saat terapi penyembuhan.
"Kalau terapi nutrisinya benar, terapi obat-obatan bisa tidak digunakan, kalapun digunakan terapi obat-obatannya minim. Sehingga ini juga bisa mengurangi dampak obat-obatanan," katanya.
Di Kota Singkawang ia menilai untuk tenaga apoteker ini masih sangatlah kurang. Termasuk dalam pemenuhan nutrisi pasien di tempat-tempat pelayanan rumah sakit.
"Untuk rumah sakit grade B minimal memiliki 13 apoteker, tapi hanya 7 saja yang dimiliki di Abdul Aziz yang sudah grade B bahkan satu akan pensiun. Puskesmas minimal ada satu, tapi sekarang baru beberapa, dan untuk dokter spesialis klinis gizi bahkab tidak ada di Abdul Aziz," tuturnya.
Keberadaan apoteker dalam pemenuhan nutrisi pasien ini sangat penting menurutnya. "Dari pasien masuk hingga rawat jalan tugas kita memantau mereka termasuk pemenuhan gizinya," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/malnutrisi_20170710_091749.jpg)