Korban Kecelakaan Latihan Natuna Dirawat di Rumkit Kartika Husada Kesdam XII/Tpr

Memang benar, ada beberapa prajurit yang menjadi korban peristiwa itu yang di rawat di Faskes kita.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto kecelakaan latihan Yon Arhanud 1 Kostrad di Tanjungdatuk Natuna Provinsi Kepulauan Riau 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa membenarkan beberapa korban peristiwa kecelakaan latihan yang di alami oleh Prajurit Yon Arhanud 1 Kostrad, mendapatkan pertolongan dan perawatan medis di Rumkit Kartika Husada Kesdam XII Tanjungpura.

Namun orang nomor satu di Kodam XII Tanjungpura ini tak berkomentar banyak, lantaran menurutnya Puspen TNI yang berhak memberikan keterangan resmi atas insiden ini

"Memang benar, ada beberapa prajurit yang menjadi korban peristiwa itu yang di rawat di Faskes kita," kata Pangdam XII Tanjungpura pada Rabu (17/5) saat di konfirmasi oleh Tribun Pontianak.

Untuk lebih lanjut, kata Pangdam, Puspen TNI lah yang lebih berhak untuk menyampaikannya.

"Dirawat di tempat kita, karena tempat kita fasilitas cukup memadai dan juga terdekat dari Natuna,"kata Perwira Bintang dua TNI AD ini.

Baca: UPDATE: Empat Prajurit TNI Meninggal Saat Latihan Perang, Ini Identitasnya

Pangdam Andika enggan menuturkan lebih lanjut terkait berapa jumlah Prajurit Yon Arhanud 1 Kostrad yang mengalami cidera pasca menjadi korban kecelakaan latihan di Tanjungdatu Natuna Prov Kepulauan Riau yang di rawat di Rumkit Kartika Husada Kesdam XII Tanjungpura.

Informasi yang di peroleh Tribun Pontianak, Insiden Kecelakaan latihan yang di alami Prajurit Yon Arhanud 1 Kostrad tersebut terjadi pada hari Rabu (17/5) sekitar pukul 11.21 wib di Stelling Arhanud 1/Kostrad, tepatnya di Tanjungdatuk, Natuna Kepri.

Peristiwa kecelakaan latihan mengakibatkan satu prajurit berpangkat perwira pertama dan satu prajurit Tamtama menjadi korban meninggal dunia yakni Kapt Arh Heru selaku Danrai dan Praka Edi.

Untuk Kronologis kejadian bermula ketika Drone melintas di atas Stelling Arhanud , masing-masing pucuk melakukan penembakan, namun Pucuk 8 mengalami lepas kendali pada penyekat kiri yangg mengakibatkan petembak tidak dapat mengendalikan Pucuknya, lalu Elevasi turun kemudian membabat ke arah jam 9 pada posisi pucuk 7 dan 6.

Sementara Posisi Danrai yakni Kapt Arh Heru berada di belakang kiri Pucuk 7 terbabat bagian perut dan punggung dan meninggal di tempat.
Praka Edi duduk di belakang tembakan pucuk 6 tertembak bagian badan dan meninggal di tempat.

Tak hanya kedua prajurit yang menjadi korban atas insiden tersebut, terdapat sejumlah prajurit Yon Arhanud 1 Kostrad lainnya turut menjadi korban kecelakaan latihan PPRC TNI di tanjungdatuk Natuna dengan cidera ada yang luka ringan dan luka para.(hdi)

Daftar nama Prajurit Yon Arhanud 1 Kostrad yang menjadi korban kecelakaan latihan :
1. Pratu Marwan
2. Praka Edy
3. Pratu Bayu Agung
4. Serda Alpredo Siahaan
5. Prada Danar
6. Pratu Ridai
7. Pratu Didi Hardianto
8. Sertu Blego Switage
9. Pratu Ibnu Hidayat meninggal dunia
10. Danrai Kapten Arh Heru belum masuk ke RSUD. Informasinya meninggal dunia.

Sumber : berbagai sumber

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved