TribunPontianak/

UPDATE: Empat Prajurit TNI Meninggal Saat Latihan Perang, Ini Identitasnya

Dari informasi yang dihimpun, empat orang meninggal sementara tiga luka berat akibat tertembak meriam teman sendiri di Natuna.

UPDATE: Empat Prajurit TNI Meninggal Saat Latihan Perang, Ini Identitasnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MADROSID
Sejumlah helikopter milik TNI AD melakukan review untuk melanjutkan perjalanan ke Ranai Kepulauan Natunan, dalam rangka latihan gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), di Main Apron Skadron 1 Lanud Supadio, Minggu (7/5). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NATUNA -  Gladi bersih latihan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) di Tanjung Datuk Natuna Provinsi Kepulauan Ria menyebabkan korban dua prajurit TNI meninggal sementara beberapa luka parah, Rabu (17/5/2017) pukul 11.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, empat orang meninggal sementara tiga luka berat akibat tertembak meriam teman sendiri di Natuna.

Sesaat setelah musibah terjadi, korban dilarikan ke RSUD Natuna.

 
Kepanikan terlihat saat kejadian tersebut terjadi.

Seluruh korban berasal dari Satuan Yon Arhanud 1 Kostrad :

1. Pratu Marwan
-Telah meninggal dunia pukul 12.22 WIB di RSUD dan saat ini dikamar jenazah.

2. Praka Edy
- Dievakuasi pakai helikopter dari lapangan ke RSUD.
- Meninggal dunia diperjalanan karena kehabisan darah.
- Korban sedang dikamar Zenasah.

3. Pratu Bayu Agung
- Leher sebelah kanan luka kena percikan peluru.
- Paha sebelah kanan luka kena percikan peluru. Sedang dievakuasi ke RSU.

4. Serda Alpredo Siahaan
- Jari tangan kanan putus.
- Paha kamar luka kena percikan peluru. Sudah dievakuasi ke RSU.

5. Prada Danar
- Paha kanan luka kena percikan peluru. Sudah dievakuasi ke RSU.

Halaman
12
Editor: Galih Nofrio Nanda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help