Harga Telur Merangkak Naik

Ia mengatakan saat ini pihaknya mengaku memperketat pengawasan atau monitoring harga kebutuhan pokok di pasar Tradisional.

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pontianak Imran mengatakan pasca ditetapkannya kenaikan BBM harga kebutuhan sembilan bahan pokok masih dalam keadaan normal.

"Harga di Pasar Tradisional di Pontianak baik itu beras, gula, masih normal, kecuali telur yang sudah mulai naik dari harga dari Rp 1.100  menjadi Rp 1.300, dan gas juga sudah tidak langka seperti beberapa hari lalu dan harganya sekarang sudah normal, yakni dari Agen Rp 12.750 sedangkan pangkalan Rp 13.750, kalau dieceran kita tidak bisa pantau, "ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id,  Rabu (19/6/2013).

Ia mengatakan saat ini pihaknya mengaku memperketat pengawasan  atau monitoring harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Hal ini dilakukan guna mengetahui perkembangan peningkatan kenaikan harga kebutuhan dan memperkecil indikasi penimbunan

"Kita lihat sudah ada gejolaknya,dan terus kita monitoring, tapi kenaikan tersebut kita tidak bisa berbuat apa-apa, karena saat ini belum ada regulasi kenaikan barang sehingga BBM belum naik mereka sudah ada yang menaikan, tapi tetap ini harus diperhatikan, ungkapnya

Berdasarkan monitoring, menjelang bulan Ramadhan ini terjadi kenaikan harga daging sapi di beberapa pasar tradisonal di Pontianak berkisar Rp 95 ribu- Rp 97 ribu. Sementara harga bawang merah dan putih masih normal.

"Sebelum Ramadhan, informasinya Dinas Perternakan Kalbar akan mengadakan subsidi daging yakni dengan harga Rp 85 ribu, tetapi untuk di Pontianak kita belum tentukan lokasinya dimana, dan kemungkianan akan dilaksanakan seminggu atau tiga hari sebelum Ramadhan,"ujarnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved