Dapil Kalbar Rasa Jakarta

Satu catatan yang tak bisa terlupakan oleh masyarakat bahwa hegemoni Parpol di Jakarta terhadap parpol di tataran lokal masih sangat kuat.

Dapil Kalbar Rasa Jakarta
NET
Seorang warga melintas di deretan bendera Parpol
DUA belas partai politik (Parpol) sudah mengajukan bakal Daftar Calon Sementara (DCS) ke KPU di Jakarta. Hal yang sama dilakukan parpol di Kalbar serta kabupaten/kota yang juga mengajukan bakal DCS di KPUD setempat. Ini adalah proses lumrah dalam rangkaian pemilihan legislatif (pileg) yang akan digelar pada 9 April 2014 mendatang.

Semua Parpol tentu melaksanakan hal yang sama. Parpol sebisanya memilih kader terbaik yang akan masuk dalam daftar calon. Apalagi calon yang kelak akan duduk di DPR RI tentu saja memiliki peran yang sangat strategis dan sentral dalam memperjuangkan Kalbar di Senayan.

Pada periode 2009-2014 ada 10 anggota legislatif Dapil Kalbar yang. Para politisi tersebut adalah Rahman Amin (PKS), Sukiman (PAN), Zulfadhli dan Kamaruddin Sjam (Golkar), Usman Ja'far (PPP), Karolin Margret Natasa, Lasarus, dan Dolfie OFP (PDIP), Albert Yaputra dan Lim Sui Khiang (Demokrat). Tahun ini pun dapil Kalbar juga tetap dengan 10 kursi tak ada perubahan dari Pileg periode sebelumnya.

Jika kita lakukan hitung-hitungan, setidaknya ada tiga anggota legislatif yang mewakili daerah ini bukan berasal dari Kalbar. Mungkin mereka pun tak tahu apa- apa tentang Kalbar. Bahkan setelah terpilih jadi anggota legislatif, kita nyaris tak mendengar gebrakan mereka untuk memperjuangkan Kalbar. Kalaupun ada itu nyaris sayup-sayup, sesekali kita dengar ada yang membagikan paket sembako saat hari raya. Setelah itu kembali sepi tak terdengar.

Memang ada suara-suara optimistis yang mengatakan meskipun bukan lahir di Kalbar namun bukanlah menjadi alasan untuk memperjuangkan daerah ini di pusat. Pun, sebaliknya meskipun lahir di Kalbar belum tentu yang bersangkutan akan memikirkan dan berjuang untuk Kalbar. Suara lain juga mengatakan tempat kelahiran biasanya memiliki ikatan kuat, ada rasa tanggungjawab untuk membangun daerah asal agar lebih baik seperti daerah lain di Bumi Pertiwi. Premis mana dari pendapat-pendapat tersebut yang benar? Tentu saja tergantung kepada siapa orangnya dan sejauh mana masyarakat banyak mendorong hal tersebut.

Di balik semua itu satu catatan yang tak bisa terlupakan oleh masyarakat bahwa hegemoni Parpol di Jakarta terhadap parpol di tataran lokal masih sangat kuat. Bukan rahasia lagi "Nyonya Besar" atau "Tuan Besar" di Jakarta dengan leluasa bisa mengobok-obok komposisi atau urutan daftar caleg di tingkat lokal.

Seorang pengurus parpol pernah mengungkapkan, seorang caleg di partainya sebenarnya tak layak lagi dicalonkan. Bahkan jika pun dicalonkan harusnya menduduki nomor paling buncit karena kinerjanya selama ini yang nyaris tidak terdengar itu tadi. Namun, saat bakal DCS diumumkan kepada segenap pengurus, nama tersebut tetap ada bahkan menempati nomor urut strategis. Jika kondisinya sudah begitu, lantas kepada siapa lagi masyarakat akan percaya pada sistem demokratisasi di negara ini. Padahal mengutip pernyataan Taufik Kiemas, politisi senior PDI Perjuangan sekaligus suami Ketua Umum PDI Perjaungan Megawati Soekarnoputri, partai politik merupakan alat demokrasi. Karena alat demokrasi itulah maka kita harapkan peran Parpol bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar masyarakat semakin cerdas.

Proses pengubahan DCS masih bisa dilakukan antara 9-22 Mei 2013. Sebelumnya KPU akan melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas bakal caleg yang diajukan parpol. Proses verifikasi dilakukan pada 23 April hingga 8 Mei 2013. Setelah itu, KPU akan melakukan verifikasi tahap II pada 23-29 Mei 2013. DCS akan diumumkan pada 13-17 Juni 2013.

Selama proses itu kita harapkan Parpol bisa memerhatikan persoalan-persoalan tersebut, termasuk melihat kompoisi Caleg-nya. Jangan sampai yang terjadi DCS Dapil Kalbar justru rasa Jakarta. *

Penulis: Stefanus Akim
Editor: Stefanus Akim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved