Saham Blue Chip Picu IHSG Lemah
Sepanjang perdagangan hari ini IHSG lebih banyak berada pada zona merah.
Tayang:
Editor:
Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat tipis sebanyak 0,72 poin pada posisi 4.453,70 atau naik tipis 0,02 persen. Hal itu mengakibatkan terjadi tekanan jual.
"Sepanjang perdagangan hari ini IHSG lebih banyak berada pada zona merah. Aksi jual saham-saham blue chip memicu pelemahan IHSG, terutama didorong oleh saham ASII, INDF dan UNTR. Sejak awal pembukaan IHSG sudah berada pada zona merah, dibuka pada posisi 4.450,04 atau turun tipis 2,93 poin," ujar Trainer Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Pontianak, Ardhy Anto kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (31/1/2013).
Posisi tertinggi intraday dicatatkan IHSG pada posisi 4.457,66 atau +4,68 poin. Walapun pada perdagangan IHSG lebih banyak berada pada teritori negatif, akan tetapi pada akhir perdagangan IHSG bisa rebound, kenaikan IHSGterbantu oleh saham-saham di sektor keuangan.
Perdagangan mencatatkan sebanyak 120 saham mengalami kenaikan harga, sebanyak 140 saham mengalami penurunan dan 116 saham stagnan. Perdagangan berlangsung cukup ramai dengan total frekuensi transaksi yang tercatat sebanyak 178.336 kali transaksi di mana 177.515 kali transaksi terjadi di pasar reguler, 629 kali transaksi di pasar negosiasi, dan 192 kali transaksi di pasar tunai.
Total value perdagangan tercatat sebanyak RP. 5,7 triliun dengan jumlah lot saham yang berpindah tangan sebanyak 13,2 Juta lot saham. Total pembelian asing tercatat sebanyak Rp 2,7 triliun dengan jumlah lot saham yang dibeli sebanyak 2,2 juta lot dan penjualan dari para investor asing tercatat sebanyak Rp 2,2 triliun dengan jumlah lot saham sebanyak 2 juta lot. Net foreign buy tercatat cukup besar berada pada angka Rp 459,2 miliar.