MTQ Internasional
Agil Ajak Perangi Terorisme
NU akan bersikap menentang radikalisme, dan bahkan terorisme. Terorisme dan radikal harus kita perangi
"MTQ pertama adalah yang melaksanakan Jam'iyyatul Quarrtul Huffazh oleh KH Wahid Hasyim. Dimana diajarkan dan mengandung makna tiidak boleh radikal ekstrem apalagi melakukan teror. NU akan bersikap menentang radikalisme, dan bahkan terorisme. Terorisme dan radikal harus kita perangi," katanya dalam sambutannya.
Selanjutnya, kita harus membangun umat yang maju modern. Memperjuangkan umat Islam sama wajibnya dengan membangun bangsa, membela tanah air sama dengan membela agama. Alquran mengajarkan kita untuk toleran.
"Allah merestui tempat-tempat ibadah lain, Gereja. Saya tahu betul hal ini, kecuali yang masuk pesantren kilat dua minggu. Mari kita pertahankan toleran antara umat agama di Kalbar. Bukan Indonesia, tanpa Katolik, Budha, Jawa, Sunda, Dayak, Batak, Ambon dan sebagainya," tutupnya.
Gubernur Kalbar, Cornelis, mengucapkan selamat datang di Kalbar kepada seluruh peserta dan undangan di MTQ Internasional I.