Perdagangan Diwarnai Aksi Jual

Sejumlah isu individual menarik seperti pembagian dividen tidak cukup kuat menarik keinginan melakukan pembelian.

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tekanan jual kembali marak terjadi pada perdagangan kemarin. IHSG ditutup terkoreksi 61,073 poin (1,48%) ke posisi 4053,067. Ini merupakan level terendah IHSG sejak perdagangan 27 Maret lalu. Tekanan jual terjadi menyusul terus memburuknya situasi pasar saham global dan kawasan.

Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi, mengatakan, isu ketidakpastian politik di Yunani yang bisa menyeret Yunani keluar dari zona Euro telah meningkatkan kekhawatiran terjadinya resesi keuangan global.

Sejumlah isu individual menarik seperti pembagian dividen tidak cukup kuat menarik keinginan melakukan pembelian.

 "Penurunan IHSG kemarin membuat pergerakan IHSG saat ini berada di bawah MA 50 yang mengindikasikan terjadinya tren bearish minor untuk jangka menengah, ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (15/5/2012).

Ia melanjutkan, tekanan jual di pasar saham Indonesia sejalan dengan yang terjadi di sejumlah bursa dunia lainnya. Indeks DJIA dan S&P 500 tadi malam di Wall Street kembali terkoreksi tajam, turun masing-masing 0,98% dan 1,11% ditutup di 12695,35 dan 1338,35.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved