• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 24 September 2014
Tribun Pontianak

Pengusaha India Lirik Kalbar

Kamis, 10 Mei 2012 22:37 WIB
Pengusaha India Lirik Kalbar
NET
Perkebunan Sawit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengusaha India berencana menginvestasikan modalnya di Kalbar, khususnya pada sektor pertambangan dan pertanian yaitu produk batu bara dan kelapa sawit. Investor India bersedia bekerjasama dengan pengusaha lokal untuk mendirikan industri hilir agar hasil pertambangan dan pertanian memiliki produk turunannya.   

Penasehat Kedutaan Besar Indonesia untuk India, Leonard F Hutabarat, mengatakan investor India datang ke Indonesia khususnya Kalbar membawa misi dagang dan ingin investasikan modalnya di Kalbar serta bertujuan meningkatkan volume dagang yang ada di Indonesia.

"Mereka berinvestasi di sini ingin meningkatkan volume dagang yang selama ini sudah mencapai 20 miliar US Dolar menjadi 45 miliar US Dolar pada tahun 2015 mendatang. Serta ingin mencari lahan seluas 50.000 Ha untuk perkebunan sawit agar dapat meningkatkan produksi CPO mereka yang sebesar 50.000 metrik ton (M/T) menjadi 75.000 metrik ton," ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/5/2012).

Leonard menambahkan, investor India mengharapkan empat tahun kedepan investasinya bisa mencapai senilai 500 juta US Dolar. Oleh sebab itu, peluang ini harus ditangkap daerah dan mereka sudah survei ke seluruh Indonesia termasuk daerah Kalimantan.

Jika ada dukungan Pemda untuk lahan mereka, produksi membangun pabrik yang akan kita dorong agar terwujud. Apalagi mereka memiliki teknologi yang bisa dimanfaaatkan daripada hanya bawa sumber daya alam ke negara India.

Investor yang datang ke Kalbar sebanyak 6 perusahaan yang bergerak di sektor bidang pertambangan batu bara, industri otomotif serta pertanian untuk kelapa sawit. Sedangkan keseluruhan yang datang ke Indonesia ada 35 perusahaan dengan jumlah 45 pengusaha dari semua sektor industri di antaranya pertambangan, pertanian, industri baja, pariwisata, dan telekomunikasi yang terbagi beberapa tim, satu di antaranya tim yang datang ke Pontianak, Kalbar.

Leonard menjelaskan, kedatangan investor India untuk berinvestasi di sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit bukan untuk memperoleh izin baru tetapi justru memperdayakan apa yang menjadi kekurangan pengusaha kita. Daerah diharapkan dapat menunjukan apa yang menjadi kekurangan daerah sehingga bisa memacu perkembangan daerah dengan cara membawa capital atau teknologi produksi terutama teknologi yang lebih maju.

"Dengan begitu, kerjasama yang dijalin bisa dalam bentuk join venture. Mungkin ada beberapa perusahaan kita yang kekurangan modal yang perlu suntikan capital sehingga produksinya bisa dilakukan karena mungkin selama ini ada izin tapi terkendala dana atau modal ataupun terkendala teknologi karena tidak bisa buat pabrik," paparnya.
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
16631 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas