Sebaiknya Hindari Saham Coal

Sebaiknya lakukan aksi profit taking terlebih dahulu, dikarenakan IHSG sudah naik terlalu tinggi dan kenaikan hanya terjadi pada saham kecil

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Branch Manager Reliance Sekuritas Pontianak, Heri Halidi, mengatakan, IHSG ternyata masih belum mampu untuk mencoba break all time new high-nya ke level 4.232.

"Jika IHSG dalam beberapa hari ini mampu menembus di level tersebut, maka target selanjutnya adalah 4.350," ujarnya, Kamis (3/5/2012).

Meski begitu, perlu diwaspadai bila IHSG tidak mampu menembus level 4.232 dalam beberapa hari kedepan. Sebaiknya lakukan aksi profit taking terlebih dahulu, dikarenakan IHSG sudah naik terlalu tinggi dan kenaikan hanya terjadi pada saham-saham kecil saja.

Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan aturan baru tentang pertambangan dan mineral, termasuk juga pajak ekspor. Oleh karena itu, sebelum keluar aturan baru tersebut, maka sebaiknya hindari dulu saham coal, yang sampai saat ini masih sangat berat sekali untuk rebound.

Kekhawatiran lain adalah Dow Jones saat ini juga sedang membentuk double top, sehingga salah satu kunci IHSG dapat break all time new high harus di imbangi oleh kemampuan dow jons menembus level diatas 13.300. "Kemampuan Dow Jones untuk menembus level tersebut juga terasa akan sangat berat, dikarenakan jumlah data pengangguran yang semakin buruk di AS dan Eropa," tambahnya.

IHSG hingga sesi kedua perdagangan masih mampu bertahan di zona positif, naik 4,70 poin atau naik 0,11% ke level 4.224. Tercatat 148 saham mengalami penguatan, 105 saham mengalami pelemahan dan 111 saham stagnan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved