Style Blitz
Jatuh Cinta Pada Warna Kaca
Kaca model ini saya kenal sejak melihat beberapa rumah yang ada di sekitara Jl A Yani dan daerah Jl Suprapto
Sulaiman kemudian memasang jendela rumahnya dengan menggunkan sebuah kaca yang berukir. "Kaca model ini saya kenal sejak melihat beberapa rumah yang ada di sekitara Jl A Yani dan daerah Jl Suprapto," kata dia.
Sulaiman menambahkan, dengan menggunakan kaca berukir ini, ia merasa rumahnya megah. Selain itu kaca model ini unik dan pasti berbeda dengan kaca biasa. "Saya membelinya tidak sekaligus, melainkan satu persatu dari jendela sebelah kiri, kanan, akhirnya jendela satu set dengan pintu. Saat itu rumah lagi direhab yang selesainya sekitar 4-5 bulan," kata Sulaiman.
Diungkapkan, ia tak hanya memasang kaca treeple emas, di lantas atas ia juga memasang empat pasang treeple timah biasa.
Pengusaha yang tinggal di Gg Palong, Sungai Jawi, ini menuturkan untuk memasang kaca treeple patri emas ia harus merogoh kocek Rp 1,1 juta permeternya. Sulaiman telah menghabiskan sekitar Rp 6 juta rupiah.
"Awalnya saya pesan dan pasang jendela jenis parti emas ini, karea kenal sama Ali Sadikin yang juga sudah seperti keluarga. Dia pun menawarkan dan bisa dibayar 4-5 kali, akhirnya saya ambil dan pesan kaca ukiran ini," tandasnya.
Selain merasa puas dengan kaca yang dia miliki, Sulaiman juga mengatakan sengaja memilih kaca yang mempunyai ukiran.
"Kaca ini tebal mas, sudah tebal tiga lapis lagi, mungkin tebalnya sekitar 2 cm lebih. Sudah terbukti, di samping kan ada pintu ke belakang, kadang-kadang anak-anak sering main banting saja pintu saat masuk atau keluar rumah, tetapi walau bergetar, alhamdulillah sampai sekarang tidak ada perubahan apalagi sampai pecah," kata Sulaiman. (ken/Tribun Pontianak cetak)