Seminar Pendidikan Politik Digelar

Seminar ini bertujuan mengajak masyarakat agar tidak mudah terpancing praktik money politic yang dilakukan politisi sebagai cara berkampenye

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Partisipasi masyarakat terhadap politik masih rendah lantaran masyarakat tidak menerima pendidikan politik. Hal ini dikemukakan Wakil Bupati Kubu Raya, Dr Andreas Muhrotien Msi pada kegiatan seminar bersama yang dihelat PMKRI, IPNU, IPPNU, SEMA STP St Agustinus Kabupaten Kubu Raya.

Seminar yang bertajuk Meningkatkan Semangat Pluralisme dalam Perspektif Kepemudaan melalui Pendidikan Sosial Politik Kemasyarakatan berlangsung di balai pertemuan kampus STP St Agustinus, Rabu (11/04/2012). Selain Andreas, hadir sebagai pemateri Sekretaris NU Wilayah, Hamzah Tawil, Dosen Untan, Dr Totok Priyadi Mpd. Tak kurang dari 50 peserta mengikuti seminar itu.

Satu diantara penggagas kegiatan ini, M Amien mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan mengajak masyarakat agar tidak mudah terpancing praktik money politic yang dilakukan politisi sebagai cara berkampenye. Sebab, bila money politic dijadikan media utama untuk merebut suara, maka hak-hak masyarakat cenderung tak diakomodir secara baik oleh politisi.

"Ujung-ujungnya, fenomena ini akan berimbas pada kebijakan-kebijakan yang tidak populis yg ditetapkan pemerintah," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved