IHSG Terbuka Berpeluang Naik

Meski begitu, arus dana asing masih mengalir ke pasar saham terlihat dari nilai pembelian bersih asing mencapai Rp 721 miliar

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perdagangan IHSG pada Kamis, (15/3/2012) kemarin ditutup di teritori negatif, akibat terjadinya aksi ambil untung pada sesi dua perdagangan. Setelah menguat hingga 4065, IHSG cenderung melemah dan ditutup turun 14,346 poin atau 0,35% di posisi 4039,980, serta transaksi berlangsung lebih sepi dari hari sebelumnya.

Meski begitu, arus dana asing masih mengalir ke pasar saham terlihat dari nilai pembelian bersih asing mencapai Rp 721 miliar. Pada transaksi kemarin aksi beli cenderung melanda saham sektor properti. Sedangkan tekanan jual cenderung melanda saham pertambangan, kata Yangpi, Branch Manager First Asia Capital Pontianak kepada Tribunpontianak.co.id, menjelang pembukaan market, Jumat (16/3/2012) pagi.

Ia menambahkan, koreksi indeks yang terjadi dinilai bersifat technical di tengah tren pasar yang sedang bullish. Tren bullish ini sejalan dengan yang terjadi di sejumlah pasar saham global.

Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street kembali melanjutkan rallynya tadi malam ditutup di teritori positif. Indeks S&P 500 untuk pertama kalinya sejak krisis 2008 menembus level penting 1400, yakni di 1402,60 atau naik 0,60%. Sejumlah data ekonomi AS yang keluar tadi malam kembali mendorong aksi beli pelaku pasar.

Angka jobless claims kembali turun hingga level terendah dalam empat tahun terakhir. Kegiatan manufaktur di sejumlah negara bagian di AS juga meningkat. "Sementara dari dalam negeri, ancaman tekanan inflasi tahun ini sedikit berkurang setelah pemerintah membatalkan kenaikan TDL tahun ini," tutur Yangpi.

"Pada perdagangan hari ini peluang penguatan akan kembali terbuka meskipun sebagian investor cenderung melakukan aksi ambil untung," tambahnya lagi.

IHSG cenderung bergerak di teritori positif, dengan peluang penguatan ke level resisten di 4080 dan 4100. Sedangkan level support ada di 4012.

IHSG S1 4012 S2 3990 R1 4080 dan R2 4100

Saham Pilihan :
ASII 71500-74500 Buy
BMRI 6650-6900 BoW
ASRI 590-620 Buy
MNCN 1780-1850 Trading Buy
BMTR 1400-1470 Trading Buy
MAPI 5900-6300 SoS
APLN 355-380 Trading Buy
INAF 197-220 Trading Buy
BDMN 4375-4700 Trading Buy
      
SUMBER : First Asia Research DATA : Steven

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved