Minggu, 5 Juli 2015

Harga Kacer Rp 35 Juta

Senin, 12 Maret 2012 09:04

Harga Kacer Rp 35 Juta

Pemilik rumah makan Wong Solo, H Didik Imam Wahyudi, satu di antara pencinta burung berkicau. Hobi ini menambah penghasilan di luar usaha yang ia geluti. Pengusaha yang juga bergerak di bidang jasa distribusi dan suplier ini tak segan merogoh kocek ratusan juta untuk mengoleksi berbagai jenis burung.

Didik mengatakan, ia mulai mengoleksi burung pada 1997. Saat itu ia beternak burung perkutut di Serang Banten.

"Pada tahun 2000 saya pindah ke Pontianak. Beberapa perkutut jawara saya bawa ke Pontianak dan melakukan ternak perkutut sebanyak 24 kandang," ujar Didik kepada Tribun ditemui di tempat usahanya di Jl Teuku Umar Pontianak, Sabtu (10/3/2012).

Satu di antara burung itu ia namai Satria Wangi. Burung inilah yang kerap menjadi juara dalam perlombaan. Satria Wangi kemudian ia lego dengan harga Rp 50 juta.

"Sedangkan Putri Kuning yang pernah juara nasional juga sudah saya jual dengan seorang bos besi tua. Perkutut itu menjadi the best perkutut 2010. Waktu itu saya jual hanya Rp 25 juta dan ditangan pemiliknya sekarang pernah ditawar Rp 700 juta," kata Didik.

Pada 2008, ia mencoba untuk beternak burung lovebird sebanyak 10 kandang dan membeli dua ekor burung kacer.

"Burung kacer saya peroleh dari Suprojo, seorang pemain nasional burung kicauan. Waktu itu dua ekor burung kacer saya beli seharga Rp 35 juta dan Rp 25 juta. Dua burung ini saya beri nama Jamaika dan rock and rol," ceritanya.

Halaman1234
Editor: Jamadin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas