TOPIK
Ujian Nasional
-
Ujian dilaksanakan berbeda waktu dengan pelaksanaan Ujian Nasional reguler.
-
Sempat berbincang sejenak dengan kepala sekolah wabup melanjutkan kunjungannya ke SMP II dan terakhir berkunjung ke SMPN 1 Nanga Pinoh.
-
Seluruh wilayah Kota Pontianak, dilaksanakan hal serupa. Mereka yang melaksanakan perayaan kelulusan dengan melakukan konvoi disuruh pulang.
-
Selain itu, nilai di beberapa mata pelajaran mengalami penurunan, hal tersebut tidak hanya terjadi di SMA 3 saja, tetapi juga di sekolah lain.
-
Ia mengakui, meski kelulusan pada tahun ini ditentukan sekolah, lantas tidak serta merta pihak sekolah meluluskan begitu saja.
-
Untuk diketahui ada empat SMK di Singkawang yang melaksanakan UNBK atau Ujian Nasional Berbasis Komputer.
-
Ia menyatakan proses penyerahan amplop kelulusan beberapa sekolah akan memanggil orangtua atau wali murid untuk menerima hasilnya.
-
Nadjib kembali mengingatkan agar pelajar tidak melakukan aksi mengganggu ketertiban umum usai pengumuman hasil UN.
-
Ia meminta kepada para siswa ketimbang konvoi dan corat coret seragam sekolah lebih baik mengungkapkan rasa syukur lulus sekolah dengan cara santun.
-
Diminta kepada anggota polisi yang berseragakam, untuk tidak masuk ke ruangan agar anak-anak bisa konsentrasi dan tidak takut.
-
Pengusaha warnet harus mematuhi Jam buka warnet dimulai dari jam 07.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB yang kemudian dibuka kembali dari jam 20.00.
-
Menurutnya pengamanan pendistribusian soal UN sudah dilaksanakan secara maksimal, karena pengamanan melibatkan aparat kepolisian.
-
Orang nomor satu di Kalbar ini pun menyampaikan, selain masalah peralatan komputer. Menjadi kendala juga adalah jaringan internet.
-
Pembatasan jam operasional ini berlaku selama siswa SMA/SMK, SMP, SD melangsungkan Ujian UAS dan UN.
-
Sebelumnya, kondisi banjir beberapa hari belakangan, sempat membuat pihak sekolah menunggu kepastian apakah dievakuasi atau tidak.
-
Curah hujan tinggi di hari Jumat (1/4) malam membuat beberapa sisi sekolah tergenang.
-
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi membenarkan jika ada satu peserta UN yang harus mengerjakan naskah soal di dalam sel tahanan.
-
Bupati Sekadau Rupinus ikut meninjau langsung ke beberapa sekolah yang ada di kota Sekadau.
-
Awalnya kedua pasangan Kepala Daerah ini, berbarengan kunjungi SMAN 2 Sintang dan SMKN 1 Sintang. Namun, guna efektifitas waktu, keduanya berpencar.
-
Jumlah genset yang dimiliki rayon PLN Sambas terbatas, sehingg tidak semua sekolah di wilayah rayon sambas akan dipinjam genset.
-
"Saya pikir pelaksanaan UNBK seperti ini lebih efektif dan praktis. Penyelenggara tidak lagi dipusingkan dengan mengurus logistik UN."
-
Ia meminta kepada pihak penyelenggara untuk proaktif melaporkan setiap gangguan dan kendala teknis yang dialami.
-
SMS pengaduan ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong masyarakat Kalimantan Barat meningkatkan kepedulian.
-
Sejumlah siswa yang ia tanyai juga mengaku tidak kesulitan.
-
Siswa mengerjakan soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia, di SMA Negeri 1 Pontianak, Jl Kalimantan, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (4/4/2016).
-
Sebanyak 5.167 siswa melaksanakan ujian.
-
Dia mengaku, dirinya agak bingung untuk menjawab karena soalnya terlalu panjang, membuat lelah dan memakan waktu untuk menjawab soalnya.
-
Ia menyatakan ujian dengan menggunakan sistem komputer jauh lebih mudah dibandingkan ujian dengan metode mengolom.
-
Seperti diketahui, SMKN 1 Ngabang sendiri sudah melaksanakan ujian dengan berbasis komputer.
-
Menurut dia, hal tersebut disebabkan terbatasnya fasilitas yang dimiliki sekolah.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved