Thomas dan Uber Cup Indonesia 2026

Indra Widjaja Ungkap Strategi Hadapi Lawan Saat Thomas Cup 2026

Adapun empat pemain yang dipilih adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, serta Moh Zaki Ubaidillah

PBSI
SPORT- Ajang bulu tangkis beregu paling bergengsi di dunia, Thomas Cup 2026 dan Uber Cup 2026, akan segera digelar mulai 24 April hingga 3 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pelatih tunggal putra pelatnas PBSI, Indra Widjaja, menyampaikan bahwa persiapan tim berjalan dengan baik. 
  • Ia menegaskan bahwa seluruh pemain, termasuk Jonatan Christie, telah menjalani latihan intensif bersama tim dalam beberapa pekan terakhir di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Tim bulu tangkis Indonesia resmi menetapkan empat pemain tunggal putra terbaik untuk memperkuat skuad di ajang Thomas Cup 2026 yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026. 

Keempat nama tersebut diharapkan mampu menjadi tulang punggung tim Merah Putih dalam perburuan gelar bergengsi ini.

Adapun empat pemain yang dipilih adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, serta Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed.

Pelatih tunggal putra pelatnas PBSI, Indra Widjaja, menyampaikan bahwa persiapan tim berjalan dengan baik. 

Ia menegaskan bahwa seluruh pemain, termasuk Jonatan Christie, telah menjalani latihan intensif bersama tim dalam beberapa pekan terakhir di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

“Secara keseluruhan persiapan berjalan positif. Fokus kami selama training camp sekitar satu minggu ini adalah menjaga konsistensi, terutama dari segi motivasi dan performa agar tetap berada di level puncak,” ujarnya.

Pikiran Positif Putri KW Pimpin Tim Uber Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026

Indra juga membeberkan alasan di balik pemilihan empat pemain tersebut. Menurutnya, faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah performa dan pencapaian terbaru para atlet.

“Penilaian utamanya berdasarkan hasil terakhir. Jonatan dan Ginting masih menjadi andalan utama, sementara Alwi dan Ubed kami siapkan sebagai pelapis yang juga memiliki potensi besar,” jelasnya.

Fleksibilitas Strategi Baru

Ia menambahkan, fleksibilitas strategi menjadi salah satu keunggulan tim Indonesia. Dengan komposisi pemain yang ada, rotasi bisa dilakukan sesuai kebutuhan pertandingan.

“Dengan posisi ranking Ginting saat ini, kami justru punya opsi lebih luas untuk melakukan rotasi. Misalnya jika Jonatan tidak turun, Alwi bisa naik mengisi posisi tersebut,” tambahnya.

Di fase grup, Indonesia tergabung di Grup D bersama Aljazair, Thailand, dan Prancis. Khusus menghadapi Prancis, Indra memprediksi lawan akan menurunkan strategi dengan mengandalkan kekuatan di sektor tunggal.

Ia menilai kemungkinan pemain seperti Christo Popov dan Toma Junior Popov akan dimainkan secara maksimal untuk mengamankan poin di sektor tersebut.

“Prancis kemungkinan akan bermain all out di tunggal. Saya melihat mereka bisa menurunkan pemain terbaiknya sejak awal,” ungkap Indra.

Kondisi Man Wei Chong Jelang Thomas Cup 2026 Jadi Sorotan Usai Cedera Lutut

Meski demikian, ia menilai kekuatan sektor tunggal putra Indonesia cukup merata dan memiliki peluang seimbang untuk meraih kemenangan.

“Kalau melihat kemampuan, peluangnya cukup berimbang, bisa 50:50. Pertandingan seperti Jonatan melawan Christo, atau Ginting menghadapi Toma, akan sangat menentukan,” pungkasnya.

Dengan komposisi pemain yang solid serta strategi yang matang, tim tunggal putra Indonesia diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal dan membawa tim melangkah jauh di Thomas Cup 2026.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved