Thomas dan Uber Cup Indonesia 2026

Indonesia Tersingkir dari Fase Grup Piala Thomas 2026, PBSI Didesak Berbenah

Tergabung di Grup D, Indonesia sebenarnya sempat menunjukkan performa meyakinkan di dua laga awal. Kemenangan telak 5-0 atas Aljazair

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram @badminton.ina
THOMAS UBER CUP - Jonathan Christie saat menghadapi wakil Prancis di Thomas dan Uber Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark, Selasa 28 April 2026. Berikut jadwal Tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026 pada Rabu 29 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Secara matematis, Indonesia hanya membutuhkan dua kemenangan dari lima partai saat menghadapi Prancis untuk mengamankan tiket ke perempat final. Sayangnya, target tersebut tidak tercapai. 
  • Dari lima pertandingan yang dimainkan, hanya pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang berhasil menyumbangkan poin, sementara empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Perjalanan Tim Thomas Indonesia di ajang Piala Thomas 2026 harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Hasil ini terasa semakin pahit karena menjadi kali pertama Indonesia gagal melaju dari fase grup sejak sistem penyisihan grup mulai diterapkan pada tahun 1984.

Tergabung di Grup D, Indonesia sebenarnya sempat menunjukkan performa meyakinkan di dua laga awal. Kemenangan telak 5-0 atas Aljazair dan kemenangan tipis 3-2 atas Thailand sempat membuka peluang besar untuk melangkah ke babak berikutnya. Namun, harapan tersebut pupus setelah kalah 1-4 dari Prancis di laga penentuan.

Secara matematis, Indonesia hanya membutuhkan dua kemenangan dari lima partai saat menghadapi Prancis untuk mengamankan tiket ke perempat final. Sayangnya, target tersebut tidak tercapai. 

Dari lima pertandingan yang dimainkan, hanya pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang berhasil menyumbangkan poin, sementara empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Profil Biodata Salsabila Zahra Aulia Juara Seleknas PBSI 2026, Bintang Muda Ini Makin Bersinar!

Situasi semakin sulit setelah Thailand berhasil menang telak 5-0 atas Aljazair. Hasil tersebut membuat Thailand, Prancis, dan Indonesia sama-sama mengoleksi dua kemenangan. 

Namun, penentuan posisi akhir klasemen ditentukan oleh selisih partai, di mana Indonesia harus puas berada di peringkat ketiga dan gagal lolos ke fase gugur.

Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Indonesia, mengingat prestasi terburuk sebelumnya hanya terjadi saat tersingkir di babak perempat final pada edisi 2012 di Wuhan. 

Kini, langkah yang terhenti di fase grup menjadi catatan paling kelam dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen tersebut.

Padahal, Indonesia dikenal sebagai negara tersukses di Piala Thomas dengan koleksi 14 gelar juara. Namun, hasil kali ini menunjukkan bahwa dominasi tersebut tidak menjamin konsistensi performa di setiap edisi.

Kondisi ini menjadi bahan evaluasi serius bagi PBSI. Tidak hanya terkait regenerasi pemain, tetapi juga aspek mental bertanding serta strategi dalam menghadapi turnamen beregu yang menuntut kekompakan dan kesiapan di setiap lini.

Ke depan, pembenahan menyeluruh diperlukan agar Indonesia dapat kembali bersaing di level tertinggi dan menghindari terulangnya hasil serupa di edisi Piala Thomas berikutnya.

Hasil Thomas dan Uber Cup 2026 Hari Ini Penentuan Calon Lawan Indonesia, China vs India Jadi Sorotan

Fakta tersingkirnya Indonesia di Piala Thomas

- Tunggal putra Jonatan Christie dan Alwi Farhan gagal memberikan performa terbaik. Jojo kalah dari Christo Popov (19-21, 14-21) dan Alwi kalah dari Alex Lanier (16-21, 19-21).
 
- Anthony Ginting gagal mempertahankan keunggulan. Bertanding selama 1 jam 25 menit, Ginting sempat unggul 22-20 sebelum akhirnya Toma Junior Popov membalas 21-15. Ginting membuka asa pada game penentu, namun keunggulan 20-19 disusul oleh Toma dan menutup pertandingan dengan skor 20-22.

"Ada kendala yang membuat saya kesulitan menjelang akhir gim ketiga, kaki terasa keram," ujar Ginting usai laga.
 
- Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga tidak bisa bicara banyak. Mereka yang menjadi harapan untuk membalikkan keadaan justru tersinkgir dua game langsung 19-21 dan 19-21 dari Eloi Adam/Leo Rossi
 
- Pada partai pamungkas, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil dengan ekspresi kesedihan lantaran sudah dipastikan tersingkir. Namun, Fajar/Fikri tetap bertanding habis-habisan dan memenangkan laga dengan kedudukan 21-18, 19-21, 21-11.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved