Kabar Artis

Na Daehoon Murka, Dua Tindakan Jule terhadap Anak Picu Konflik Panas Soal Hak Asuh

Sebagai seorang ayah, Daehoon menekankan bahwa tanggung jawab utamanya adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan anaknya

Tayang:
INSTAGRAM
ARTIS- Na Daehoon merasa tidak terima mengetahui komentar netizen yang menyebut Safrie Ramadhan sebagai "papa tiri" bagi anak-anaknya. Bagi Daehoon, sebutan tersebut terasa sangat menyakitkan dan sama sekali tidak masuk akal untuk diterima. 

Ringkasan Berita:
  • Sebagai pihak yang memegang hak asuh, Daehoon mengambil langkah tegas dengan membatasi interaksi antara Jule dan anak-anak mereka. 
  • Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ia mengaku merasa perlu bertindak setelah melihat sejumlah hal yang dinilai sudah melampaui batas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Ketegangan antara Na Daehoon dan mantan istrinya, Julia Prastini alias Jule, kembali mencuat ke publik. 

Konflik keduanya kini memasuki fase yang lebih terbuka, terutama terkait hak asuh serta perlindungan privasi ketiga anak mereka.

Perselisihan ini berakar dari perceraian yang terjadi pada Desember 2025, yang dipicu oleh pengakuan Jule mengenai hubungan asmaranya dengan Safrie Ramadhan

Sejak saat itu, hubungan antara keduanya terus memburuk, terlebih setelah berbagai dinamika baru muncul di kehidupan masing-masing.

Sebagai pihak yang memegang hak asuh, Daehoon mengambil langkah tegas dengan membatasi interaksi antara Jule dan anak-anak mereka. 

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ia mengaku merasa perlu bertindak setelah melihat sejumlah hal yang dinilai sudah melampaui batas.

Salah satu pemicu kemarahan Daehoon adalah unggahan di media sosial yang menampilkan ketiga anak mereka, yang dikenal sebagai “Trio Na”, disertai keterangan yang dianggap tidak pantas. 

Steffi Zamora Rela Tinggalkan Baby Kaia Demi Hadiri Pernikahan El Rumi–Syifa Hadju di Bali

Konten tersebut diunggah oleh Jule bersama kekasihnya, Safrie, dan langsung memicu reaksi keras dari sang ayah.

Melalui akun Instagram pribadinya, Daehoon meluapkan kekesalan secara terbuka. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa beberapa kejadian terakhir membuatnya tidak bisa tinggal diam. 

Ia merasa ada batasan yang telah dilanggar, terutama menyangkut kepentingan dan kenyamanan anak-anak.

Sebagai seorang ayah, Daehoon menekankan bahwa tanggung jawab utamanya adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan buah hatinya. 

Ia menilai keputusan untuk membatasi akses Jule merupakan langkah yang harus diambil demi melindungi mereka dari situasi yang tidak semestinya.

Tak hanya itu, Daehoon juga menyoroti dua tindakan Jule yang dianggap kurang pantas. Salah satunya adalah penggunaan kosmetik orang dewasa pada anak bungsu mereka, yang menurutnya tidak sesuai dan berpotensi berdampak buruk. 

Hal ini menjadi salah satu alasan kuat di balik sikap tegas yang kini ia ambil.

Situasi ini menunjukkan bahwa konflik pasca perceraian tidak hanya berdampak pada kedua pihak, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anak-anak. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved