Kabar Artis
Trauma Psikis Denada, Psikolog Ungkap Mental yang Harus Diperbaiki Ibu dan Anak
Denada justru harus menghadapi tudingan miring yang menyebut dirinya menelantarkan anak.
Ringkasan Berita:
- Denada mengaku kini bisa bernapas lebih lega setelah berhasil memperbaiki komunikasi dengan sang anak.
- Keduanya bahkan telah bertemu secara langsung dan saling membuka perasaan setelah bertahun-tahun hidup terpisah tanpa kejelasan hubungan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kabar baik datang dari kehidupan pribadi Denada. Setelah melalui masa yang cukup panjang penuh dinamika, hubungan Denada dengan putra sulungnya, Ressa Rizky Rossano, kini berangsur membaik.
Proses ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui dukungan keluarga serta pendampingan profesional yang intens.
Denada mengaku kini bisa bernapas lebih lega setelah berhasil memperbaiki komunikasi dengan sang anak.
Keduanya bahkan telah bertemu secara langsung dan saling membuka perasaan setelah bertahun-tahun hidup terpisah tanpa kejelasan hubungan.
Konflik yang sempat mencuat di publik akhirnya mereda melalui sebuah pertemuan keluarga yang berlangsung secara tertutup.
Momen tersebut hanya dihadiri oleh pihak-pihak terdekat dan beberapa orang yang memang dipercaya untuk mendampingi proses emosional tersebut, termasuk seorang psikolog.
• Trauma ke Dokter, Anak Kedua Jessica Iskandar Sampai Histeris Lakukan Ini
Sosok Intan Erlita menjadi figur penting dalam perjalanan ini. Selain dikenal sebagai mantan artis dan model, Intan juga berperan sebagai psikolog yang membantu Denada menghadapi situasi sulit, sekaligus mendampingi proses pertemuan antara Ressa dan adiknya, Aisha Aurum, yang sebelumnya belum saling mengenal.
Jika menilik ke masa lalu, Denada sempat berada dalam tekanan besar ketika Ressa tiba-tiba muncul ke publik dan mengaku sebagai anak kandungnya.
Di tengah upayanya kembali ke dunia hiburan, Denada justru harus menghadapi tudingan miring yang menyebut dirinya menelantarkan anak.
Situasi tersebut membuat Denada memilih untuk mundur sejenak dari sorotan publik. Keputusan itu diambil sebagai bentuk perlindungan diri, baik secara fisik maupun mental, dari derasnya komentar negatif yang datang bertubi-tubi.
Dalam kondisi yang sangat rapuh, Denada kemudian mencari tempat aman untuk menenangkan diri. Ia memilih mendatangi Intan Erlita, yang tidak hanya sahabat lama tetapi juga seorang profesional di bidang psikologi.
Terlebih, saat itu Denada sudah kehilangan sosok ibunda tercinta, Emilia Contessa, sehingga kebutuhan akan dukungan emosional semakin besar.
Intan pun membuka pintu rumahnya sebagai ruang aman bagi Denada untuk bercerita dan memulihkan diri. Ia menggambarkan kondisi Denada saat itu sebagai sosok yang sangat rapuh, penuh kebingungan, dan berada dalam tekanan emosional yang berat.
Proses panjang yang dilalui akhirnya membuahkan hasil positif. Hubungan yang sempat renggang kini mulai terjalin kembali, menjadi bukti bahwa komunikasi, dukungan keluarga, serta bantuan profesional dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan konflik yang kompleks dalam sebuah keluarga.
Di pertemuan pertama itu, air mata Denada tumpah, ia mencurahkan segalanya kepada Intan Erlita tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Denada dan anak sulung
Ressa Rizky Rossano siapa
konflik keluarga Denada
Aisha Aurum kakak
Denada comeback
hubungan ibu dan anak artis
Meaningful
| Trauma ke Dokter, Anak Kedua Jessica Iskandar Sampai Histeris Lakukan Ini |
|
|---|
| Jelang Tayang, Film Dilan ITB 1997 Hadirkan Touring Motor Jakarta–Bandung Bareng Ariel NOAH |
|
|---|
| 5 Drakor Pendek Terbaik yang Wajib Ditonton Saat Waktu Luang |
|
|---|
| Fuji Rayakan Ulang Tahun ke-57 Haji Faisal dengan Hadiah Mewah, Pilih iPhone Terbaru |
|
|---|
| Rina Nose Alami Post-Op Blues Usai Operasi Plastik, Sempat Dilanda Cemas dan Depresi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Denada-disorot-setelah-Ressa-Rizky-Rossano.jpg)