Kabar Artis

Rina Nose Alami Post-Op Blues Usai Operasi Plastik, Sempat Dilanda Cemas dan Depresi

Rina Nose mengungkap pengalaman emosional yang tidak terduga setelah menjalani prosedur operasi plastik pada Maret 2026

Tayang:
INSTAGRAM
ARTIS- Komedian sekaligus presenter Rina Nose mengungkap pengalaman emosional yang tidak terduga setelah menjalani prosedur operasi plastik pada Maret 2026.  

Ringkasan Berita:
  • Perempuan berusia 42 tahun itu menceritakan bahwa perasaan gelisah mulai muncul ketika ia melihat perubahan pada wajahnya setelah operasi. 
  • Emosi tersebut datang secara tiba-tiba dan cukup mengganggu, meskipun sebelumnya ia merasa yakin dengan keputusan yang diambil.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Komedian sekaligus presenter Rina Nose mengungkap pengalaman emosional yang tidak terduga setelah menjalani prosedur operasi plastik pada Maret 2026. 

Alih-alih langsung merasa puas, ia justru mengalami kondisi psikologis yang dikenal sebagai post-operative blues atau post-op blues, yakni perasaan sedih, cemas, hingga penyesalan yang muncul setelah tindakan medis.

Perempuan berusia 42 tahun itu menceritakan bahwa perasaan gelisah mulai muncul ketika ia melihat perubahan pada wajahnya setelah operasi. 

Emosi tersebut datang secara tiba-tiba dan cukup mengganggu, meskipun sebelumnya ia merasa yakin dengan keputusan yang diambil.

Dalam perbincangannya bersama Feni Rose di program Rumpi No Secret, Rina mengungkap bahwa tawaran untuk melakukan operasi plastik sebenarnya sudah ia terima sejak lama, bahkan sejak tahun 2014. 

Saat itu, tawaran tersebut datang langsung dari Tompi ketika mereka berada dalam satu acara televisi, namun tidak ia tanggapi dengan serius.

Wardatina Mawa Akhirnya Terima Kedatangan Insanul Fahmi ke Rumah

Seiring berjalannya waktu, Rina akhirnya memutuskan untuk berkonsultasi dengan dr. Tompi. Awalnya, ia hanya berniat memperbaiki area bawah mata yang terlihat cekung. 

Namun, setelah berdiskusi lebih lanjut, tindakan yang dilakukan berkembang mencakup beberapa bagian wajah lainnya, termasuk hidung yang selama ini menjadi ciri khas penampilannya.

Alami Kecemasan 

Menariknya, Rina mengaku tidak merasakan ketakutan saat menjalani operasi karena sudah memahami bahwa prosedur akan dilakukan dengan anestesi.

Justru setelah operasi selesai, ia mengalami “kejutan emosional” berupa kecemasan yang cukup intens.

Ia menegaskan bahwa perasaan tersebut bukan dipicu oleh komentar negatif dari publik. Sebelum operasi, Rina bahkan sudah mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan reaksi, termasuk hujatan di media sosial.

Ia juga telah membuat konten bernuansa sarkastik sebagai bentuk antisipasi terhadap respons netizen.

Rasa cemas yang muncul kemudian mendorong Rina untuk mencari tahu lebih dalam mengenai kondisi yang dialaminya. 

Dari hasil penelusurannya, ia menemukan bahwa post-op blues merupakan hal yang cukup umum terjadi pada pasien setelah operasi, terutama dalam kurun waktu satu hingga dua minggu pertama masa pemulihan.

Pengalaman ini pun menjadi pelajaran berharga bagi Rina, sekaligus membuka wawasan publik bahwa dampak operasi plastik tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi mental seseorang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved