Breaking News

Kabar Artis

Denada Libatkan Psikolog demi Jaga Mental Anak Saat Ungkap Fakta Keluarga

Demi memastikan kondisi psikologis sang anak tetap terjaga, Denada bahkan mengambil langkah serius dengan melibatkan psikolog profesional

INSTAGRAM
ARTIS- Nama Denada disorot setelah Ressa Rizky Rossano (24) muncul ke publik dan mengaku sebagai anak kandung sang penyanyi yang selama ini dirahasiakan dan dititipkan kepada kerabat di Banyuwangi sejak bayi. 

Ringkasan Berita:
  • Langkah konsultasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Denada dalam menjaga kesehatan mental Aisha. 
  • Selama ini, Aisha diketahui tumbuh dengan pemahaman bahwa dirinya adalah anak tunggal, sehingga informasi baru tersebut perlu disampaikan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan kebingungan maupun tekanan emosional.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Keputusan besar diambil oleh Denada dalam upayanya menyatukan kembali potongan kisah keluarga yang sempat terpisah. 

Namun, alih-alih bertindak tergesa-gesa, ia memilih pendekatan yang penuh kehati-hatian, terutama saat harus menyampaikan informasi penting kepada putrinya, Aisha, terkait keberadaan kakak laki-lakinya, Ressa Rossano.

Demi memastikan kondisi psikologis sang anak tetap terjaga, Denada bahkan mengambil langkah serius dengan melibatkan psikolog profesional sebelum membuka fakta tersebut. 

Proses ini dilakukan saat dirinya berada di Singapura, tempat Aisha menjalani keseharian.

Manajer Denada, Risna Ories, mengungkapkan bahwa sang artis sangat memahami betapa sensitifnya informasi tersebut bagi tumbuh kembang seorang anak. 

Oleh karena itu, Denada tidak ingin menyampaikannya secara sembarangan tanpa panduan dari tenaga ahli.

“Denada terlebih dahulu berkonsultasi dengan psikolog mengenai cara terbaik menyampaikan hal ini kepada Aisha. Karena ini bukan hal yang mudah, ia mengikuti setiap prosedur yang dianjurkan, mulai dari pendekatan hingga cara penyampaian,” ujar Risna saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat 20 Maret 2026.

Langkah konsultasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Denada dalam menjaga kesehatan mental Aisha. 

Selama ini, Aisha diketahui tumbuh dengan pemahaman bahwa dirinya adalah anak tunggal, sehingga informasi baru tersebut perlu disampaikan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan kebingungan maupun tekanan emosional.

Pendekatan yang dilakukan Denada ini pun menunjukkan pentingnya peran orang tua dalam mempertimbangkan aspek psikologis anak, terutama saat menghadapi situasi keluarga yang kompleks dan sensitif.

Singgung Soal Mobil, Putra Kandung Denada Menangis Terharu Bertemu Ibu Kandung

Menghindari Informasi dari Media Sosial

Alasan lain di balik gerak cepat Denada terbang ke Singapura adalah kekhawatiran akan derasnya arus informasi di media sosial. 

Denada tidak ingin Aisha mengetahui keberadaan Ressa Rossano dari unggahan netizen atau pemberitaan media yang mungkin bisa mengejutkannya.

"Begitu video (pernyataan) pertamanya naik, Denada langsung ke Singapura. Dia approach ke Aisha karena dia nggak mau Aisha itu tahu dari orang lain. Dia ingin informasi ini datang langsung dari ibunya dengan cara yang benar," tambah Risna.

Selain faktor psikis, kondisi fisik Aisha yang masih dalam masa pemulihan pasca sembuh dari leukimia menjadi pertimbangan utama. 

Meski sudah dinyatakan sembuh, Aisha disebut masih dalam kondisi yang cukup sensitif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved