Ragam Contoh
Cara Menunaikan Zakat Mal Saat Bulan Ramadan, Ini Hal Pentingnya
Perhitungan zakat mal biasanya menggunakan harga emas sebagai acuan untuk menentukan nilai nisab.
Ringkasan Berita:
- Zakat merupakan salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam yang termasuk dalam lima rukun Islam.
- Ibadah ini diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan secara finansial. Melalui zakat, sebagian harta yang dimiliki akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya atau yang dikenal dengan istilah asnaf.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Bulan suci Ramadan 2026 menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kepedulian sosial.
Selain menjalankan puasa dan berbagai amalan lainnya, banyak umat Muslim juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah di bulan penuh berkah.
Zakat merupakan salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam yang termasuk dalam lima rukun Islam.
Ibadah ini diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan secara finansial. Melalui zakat, sebagian harta yang dimiliki akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya atau yang dikenal dengan istilah asnaf.
Selain memiliki nilai ibadah yang tinggi di sisi spiritual, zakat juga membawa manfaat besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Penyaluran zakat dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta mendorong terciptanya kesejahteraan yang lebih merata. Karena alasan tersebut, banyak umat Islam memilih menunaikan zakat mal selama bulan Ramadan agar pahala ibadahnya semakin berlipat.
• Penuh Sesal, Mahalini Ungkap Belum Balas Pesan Vidi Aldiano Kali Terakhir
Pengertian Zakat Mal
Menurut informasi dari Badan Amil Zakat Nasional, zakat secara umum terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Keduanya memiliki ketentuan serta waktu pelaksanaan yang berbeda.
Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta kekayaan yang dimiliki seseorang, selama harta tersebut diperoleh dengan cara yang halal dan tidak bertentangan dengan ketentuan syariat Islam. Harta yang termasuk dalam kategori zakat mal cukup beragam, di antaranya uang, emas, perak, surat berharga, hasil perdagangan, hingga pendapatan dari profesi atau usaha.
Berbeda dengan zakat fitrah yang wajib ditunaikan menjelang Hari Raya Idul Fitri, zakat mal tidak memiliki waktu pembayaran yang terikat pada hari tertentu. Zakat ini dikeluarkan ketika harta yang dimiliki telah mencapai batas minimal tertentu atau nisab serta telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam syariat.
Karena tidak terikat waktu khusus, banyak umat Islam memilih menunaikan zakat mal selama Ramadan. Selain karena suasana spiritual yang lebih kuat, bulan suci ini juga diyakini sebagai waktu yang penuh keberkahan sehingga diharapkan dapat menambah nilai pahala dari ibadah yang dilakukan.
Syarat Wajib Zakat Mal
Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan, menjelaskan bahwa zakat mal wajib ditunaikan apabila harta yang dimiliki telah mencapai batas tertentu. Syarat tersebut dikenal dengan istilah nisab dan haul.
Nisab adalah batas minimal kepemilikan harta yang membuat seseorang wajib mengeluarkan zakat. Mengutip Kompas.com, nilai nisab zakat mal setara dengan kepemilikan 85 gram emas.
Sementara itu, haul merupakan masa kepemilikan harta selama 12 bulan. Apabila harta telah dimiliki selama satu tahun atau lebih dan mencapai nisab, maka wajib dikeluarkan zakat sebesar 2,5 persen.
Ketentuan tersebut menjadi dasar bagi umat Islam yang ingin menunaikan zakat mal selama Ramadan 2026. Namun, syarat haul tidak berlaku untuk beberapa jenis zakat, seperti zakat pertanian, perkebunan dan kehutanan, perikanan, pendapatan dan jasa, serta zakat rikaz atau harta temuan.
Besaran Zakat Mal Tahun 2026
Perhitungan zakat mal biasanya menggunakan harga emas sebagai acuan untuk menentukan nilai nisab. Berdasarkan perhitungan pada Kamis, 5 Maret 2026, harga emas per gram berada di kisaran Rp3.049.000.
Dengan demikian, nilai nisab yang setara dengan 85 gram emas mencapai sekitar Rp259.165.000. Apabila seseorang memiliki harta minimal sebesar Rp259.165.000 dan telah dimiliki selama 12 bulan atau lebih, maka ia wajib menunaikan zakat sebesar 2,5 persen dari total hartanya.
Perhitungannya sebagai berikut:
2,5 persen × Rp259.165.000 = Rp6.479.125
Artinya, zakat mal yang wajib dibayarkan mencapai Rp6.479.125. Perhitungan ini menjadi gambaran bagi umat Islam yang ingin menunaikan zakat mal selama Ramadan 2026.
Cara Menghitung dan Membayar Zakat Mal
Selain menghitung secara manual, masyarakat juga dapat menggunakan layanan yang disediakan oleh Baznas untuk menghitung zakat mal. Perhitungan tersebut dapat dilakukan melalui laman resmi Baznas di bayarzakat.baznas.go.id/zakat.
Melalui laman tersebut, masyarakat dapat mengetahui jumlah zakat yang harus dibayarkan dengan memasukkan nominal harta yang dimiliki. Caranya adalah dengan memilih jenis zakat yang akan dibayarkan, memasukkan nominal harta, serta mengisi data diri seperti nama, alamat email, dan nomor telepon.
Sistem pada laman tersebut kemudian akan menghitung secara otomatis besaran zakat yang harus dibayarkan. Layanan ini memudahkan masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban zakat selama Ramadan 2026.
• Cara Bayar Zakat Fitrah Online lewat Baznas saat Ramadan 2026, Praktis Tanpa Harus ke Masjid
Jenis Harta yang Termasuk Zakat Mal
Ketentuan mengenai zakat mal diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 yang telah mengalami perubahan terakhir melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019. Selain itu, ketentuan tersebut juga merujuk pada pandangan para ulama, termasuk Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi.
Secara umum, beberapa jenis harta yang termasuk dalam zakat mal meliputi:
Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya
Zakat atas uang dan surat berharga
Zakat perniagaan atau perdagangan
Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan
Zakat peternakan dan perikanan
Zakat pertambangan
Zakat perindustrian
Zakat pendapatan dan jasa (zakat profesi)
Zakat rikaz atau harta temuan dengan kadar zakat sebesar 20 persen
Jenis-jenis harta tersebut dapat dikenai zakat apabila telah memenuhi syarat nisab dan haul sesuai ketentuan syariat.
Hikmah Spiritual Zakat
Menunaikan zakat mal memiliki berbagai hikmah bagi umat Muslim, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Secara spiritual, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, zakat berfungsi untuk menyucikan harta yang diperoleh secara halal.
Dengan mengeluarkan zakat sesuai ketentuan, seperti 2,5 persen untuk zakat penghasilan atau 5 persen untuk zakat pertanian, harta yang dimiliki diyakini menjadi lebih berkah. Selain itu, zakat juga menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan.
Banyak umat Islam memanfaatkan momen Ramadan 2026 untuk menunaikan zakat karena diyakini sebagai waktu yang penuh keberkahan. Setelah kewajiban zakat terpenuhi sesuai syarat nisab dan haul, seorang Muslim biasanya akan merasakan ketenangan batin karena telah menjalankan perintah agama.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
zakat mal ramadan 2026
pengertian zakat mal
zakat mal menurut baznas
apa itu zakat mal
perbedaan zakat mal dan zakat fitrah
cara membayar zakat mal
zakat mal di bulan ramadan
zakat mal uang dan emas
Meaningful
Ramadan 2026
Ramadan 1447H
| 50 Soal Essay Pendidikan Agama Hindu Kelas 9 Semester 1-2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| 50 Soal Essay Pendidikan Agama Islam Kelas 9 Semester 1-2 Kurikulum Merdeka 2026 |
|
|---|
| Beasiswa Astra1st 2026 Resmi Dibuka: Ini Syarat, Manfaat, dan Cara Daftarnya untuk Mahasiswa S1 |
|
|---|
| Tips Memilih Hewan Qurban Sesuai Syariat, untuk Aqiqah dan Idul Adha |
|
|---|
| Kalender Hijriah Mei 2026 Lengkap Panduan Ibadah dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pembahasan-zakat-fitrah-dan-zakat-Mal-dalam-pelajaran-PAI-Kelas-9.jpg)