Ramadhan 2026

Bolehkah Shalat Tarawih Sendiri di Rumah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Shalat Tarawih sendiri (munfarid) di rumah hukumnya boleh dan sah dalam Islam. 

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.com
SHALAT SUNAH TARAWIH- Ilustrasi seorang yang berdoa usai waktu salat tarawih. Shalat tarawih termasuk sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. 
Ringkasan Berita:
  • Shalat tarawih sendirian di rumah hukumnya boleh dan sah dalam Islam. 
  • Meskipun berjamaah di masjid lebih utama karena termasuk syiar Islam, melaksanakan tarawih sendiri (munfarid) tetap mendapatkan pahala, terutama bagi yang memiliki uzur seperti sakit, pekerjaan, atau kondisi tertentu.
  • Tarawih merupakan sunnah muakkad yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad pada bulan Ramadhan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Apakah salahat tarawih sendirian di rumah boleh?

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan di mana setiap detik waktunya bernilai ibadah.

Salah satu syiar yang paling dinanti adalah shalat Tarawih. Namun, dalam dinamika kehidupan sehari-hari, sering kali muncul situasi yang membuat seseorang tidak bisa melangkahkan kaki ke masjid untuk berjamaah mulai dari tuntutan pekerjaan, kondisi kesehatan, hingga faktor cuaca yang tidak mendukung.

Shalat Tarawih sendiri (munfarid) di rumah hukumnya boleh dan sah dalam Islam. 

Meskipun berjamaah di masjid lebih utama, shalat tarawih di rumah adalah alternatif ibadah yang tetap mendatangkan pahala, terutama bagi yang memiliki udzur atau ingin lebih khusyuk.

 Tata caranya sama seperti shalat sunnah biasa, dikerjakan 2 rakaat-2 rakaat.

Kapan Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Dalil Al-Qur’an dan Hadits

Hukum Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

Shalat tarawih termasuk sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.

Praktik ini dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadhan.

Dalam hadis riwayat Aisyah RA yang tercatat dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, Rasulullah pernah melaksanakan shalat malam berjamaah di masjid.

Namun pada malam berikutnya, beliau tidak keluar karena khawatir ibadah tersebut diwajibkan atas umatnya.

Hadis ini menjadi dasar bahwa tarawih bukan ibadah wajib, sehingga pelaksanaannya fleksibel. Boleh berjamaah di masjid dan boleh pula dilakukan sendiri (munfarid) di rumah.

Dalam kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa shalat tarawih boleh dilakukan secara berjamaah maupun sendiri dan keduanya sah.

Berjamaah memang lebih utama karena termasuk syiar, tetapi melaksanakannya di rumah tidak mengurangi keabsahan ibadah tersebut.

Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ juga menegaskan, tarawih adalah sunnah muakkad yang boleh dilakukan sendirian.

Bahkan, dalam kondisi tertentu seperti sakit, menjaga keluarga atau alasan keamanan, shalat di rumah justru lebih maslahat.

Landasan Al-Qur’an tentang Qiyam Ramadhan

Walau istilah “tarawih” tidak disebutkan secara eksplisit, anjuran qiyam atau shalat malam ditegaskan dalam Al-Qur’an.

Salah satunya dalam Surah Al-Muzzammil ayat 20:

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِن ثُلُثَيِ ٱلَّيْلِ...

Inna rabbaka ya‘lamu annaka taqūmu adnâ min tsulutsayil lail...

Artinya: “Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam...”

Ayat ini menjadi dalil umum tentang keutamaan shalat malam yang kemudian dihidupkan secara khusus pada bulan Ramadhan melalui tarawih.

Niat Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

Seperti shalat lainnya, tarawih diawali dengan niat di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Niat tidak wajib dilafalkan, tetapi boleh dibaca untuk membantu menghadirkan kesadaran ibadah.

Berikut niat shalat tarawih dua rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Karena dikerjakan dua rakaat salam, maka niat dihadirkan setiap memulai dua rakaat.

Dalam buku Tuntunan Shalat Lengkap karya Prof. Dr. Abdul Aziz Muhammad Azzam dijelaskan bahwa esensi niat adalah kesengajaan dalam hati untuk melakukan ibadah tertentu karena Allah. Lafal hanyalah penegas.

Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri

Secara teknis, tata cara tarawih sendirian sama seperti tarawih berjamaah. Urutannya mengikuti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya:

  • Niat
  • Takbiratul ihram
  • Doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Al-Qur’an
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Bangkit ke rakaat kedua
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Jumlah rakaat yang umum diamalkan di Indonesia ada dua pendapat:

  • 8 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 11 rakaat)
  • 20 rakaat tarawih + 3 rakaat witir (total 23 rakaat)

Dalam kitab Al-Muwaththa’, Imam Malik meriwayatkan bahwa di masa Khalifah Umar bin Khattab, tarawih dilaksanakan 20 rakaat berjamaah.

Sementara riwayat dari Aisyah RA menyebut Nabi tidak pernah melebihi 11 rakaat dalam shalat malam.

Para ulama menyimpulkan, keduanya memiliki dasar. Pilihan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

Waktu Pelaksanaan Tarawih

Shalat tarawih dimulai setelah shalat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Artinya, rentang waktunya cukup panjang.

Anda bisa mengerjakannya:

  • Setelah Isya dan sunnah ba’diyah
  • Di pertengahan malam
  • Di sepertiga malam terakhir untuk suasana lebih khusyuk

Namun, ketika azan Subuh telah berkumandang, waktu tarawih berakhir dan tidak bisa diganti pada siang hari.

Dalam buku Fiqh Ibadah karya Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dijelaskan bahwa waktu qiyam Ramadhan mengikuti waktu shalat malam, yakni sejak selesai Isya hingga terbit fajar.

Keutamaan Tarawih Meski Sendiri

Meski berjamaah di masjid lebih utama karena nilai syiar, tarawih sendirian tetap berpahala besar. Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang menegakkan (shalat malam) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini bersifat umum, tidak mensyaratkan harus berjamaah.

Artinya, siapa pun yang menghidupkan malam Ramadhan, baik di masjid maupun di rumah, tetap mendapat ganjaran selama dilandasi iman dan keikhlasan.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved