Ramadhan 2026
Kapan Lailatul Qadar? Ini Penjelasan Dalil Al-Qur’an dan Hadits
Malam Lailatul Qadar selalu menjadi momen yang paling dinanti umat Islam setiap bulan Ramadhan.
Ringkasan Berita:
- Lailatul Qadar merupakan malam istimewa di bulan Ramadan yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
- Malam ini adalah waktu diturunkannya Al-Qur’an dan dipenuhi keberkahan, turunnya malaikat, serta kedamaian hingga terbit fajar.
- Waktu pastinya tidak disebutkan secara tegas, namun berdasarkan hadits dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Lailatul Qadar dianjurkan untuk dicari pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya malam-malam ganjil.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa dan meningkatkan amalan.
Selama bulan suci ini, terdapat sejumlah tanggal penting yang berkaitan dengan ibadah dan peristiwa bersejarah dalam Islam.
Malam Lailatul Qadar selalu menjadi momen yang paling dinanti umat Islam setiap bulan Ramadhan.
Ia bukan sekadar malam biasa. Dalam Al-Qur’an, malam ini disebut lebih baik daripada seribu bulan, sebuah ungkapan yang menunjukkan keagungan dan nilai ibadah yang melampaui hitungan waktu manusia.
Namun pertanyaannya, kapan sebenarnya Lailatul Qadar terjadi? Mengapa ia dirahasiakan? Dan apa saja keutamaannya menurut Al-Qur’an, hadits, serta penjelasan para ulama? Berikut ulasan lengkapnya.
Lailatul Qadar bukan hanya tentang mencari satu malam penuh pahala, melainkan kesempatan melakukan lompatan spiritual. Ia menjadi ruang sunyi untuk refleksi, taubat, dan pembaruan komitmen keimanan.
Baca juga: Siapa Saja yang Wajib Membayar Fidyah Lengkap Besaran Fidyah atau Denda Bagi yang Meninggalkan Puasa
Sebagaimana dijelaskan dalam buku Fikih Puasa karya Wahbah az-Zuhaili, sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah fase penyempurnaan ibadah puasa sekaligus penentuan kualitas hubungan hamba dengan Tuhannya.
Kapan tepatnya Lailatul Qadar terjadi memang tidak pernah dipastikan secara mutlak. Namun dalil-dalil kuat menunjukkan ia berada pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Justru karena dirahasiakan, umat Islam diajak untuk konsisten beribadah, memperbanyak doa, dan memperdalam kualitas spiritual sepanjang akhir Ramadhan.
Satu malam yang tersembunyi, tetapi mampu mengubah arah hidup seorang hamba untuk selamanya.
Dasar Al-Qur’an tentang Lailatul Qadar
Penjelasan paling tegas tentang Lailatul Qadar terdapat dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِۚ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْ مِّنْ كُلِّ اَمْرٍۛ سَلٰمٌ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Innā anzalnāhu fī lailatil qadr. Wa mā adrāka mā lailatul qadr. Lailatul qadri khairun min ألفi syahr. Tanazzalul malāikatu war-rūḥu fīhā bi idzni rabbihim min kulli amr. Salāmun hiya hattā mathla’il fajr
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar.”
Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur’an ke langit dunia sebagai permulaan wahyu kepada Muhammad.
Malam ini disebut “lebih baik dari seribu bulan”, yang oleh para mufasir dipahami sebagai simbol keutamaan yang sangat besar, bukan sekadar angka matematis.
Kapan Lailatul Qadar Terjadi?
Al-Qur’an tidak menyebutkan tanggal pasti turunnya Lailatul Qadar. Penjelasan waktu justru banyak ditemukan dalam hadits Nabi.
Dalam riwayat dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda:
“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘Alaih)
Riwayat lain dalam Shahih Bukhari menyebutkan agar mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi dijelaskan bahwa mayoritas ulama berpendapat Lailatul Qadar kemungkinan besar jatuh pada malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan.
Sementara dalam buku Lathaif al-Ma’arif karya Ibnu Rajab al-Hanbali disebutkan bahwa hikmah dirahasiakannya malam tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir, bukan hanya fokus pada satu malam tertentu.
Sebagian sahabat seperti Ubay bin Ka'ab berpendapat kuat bahwa Lailatul Qadar sering bertepatan dengan malam ke-27. Namun, para ulama tetap menekankan bahwa kepastiannya hanya diketahui oleh Allah SWT.
Mengapa Lailatul Qadar Dirahasiakan?
Dalam Shahih Bukhari, Rasulullah pernah hendak memberitahukan tanggal pasti Lailatul Qadar, tetapi kemudian Allah membuat beliau lupa karena adanya perselisihan dua orang sahabat.
Para ulama seperti Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa peristiwa tersebut mengandung hikmah besar agar umat Islam meningkatkan kualitas ibadah secara menyeluruh di penghujung Ramadhan.
Dengan kata lain, rahasia waktu justru menjadi pemicu kesungguhan spiritual.
Keutamaan Lailatul Qadar
1. Lebih Baik dari Seribu Bulan
Dalam Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dijelaskan bahwa ibadah pada malam ini memiliki nilai yang melampaui ibadah selama 83 tahun lebih. Artinya, satu malam dapat mengubah catatan amal seseorang secara signifikan.
2. Malam Turunnya Malaikat
Ayat “Tanazzalul malaikatu war-ruh” menunjukkan turunnya malaikat termasuk Malaikat Jibril membawa keberkahan dan ketetapan takdir tahunan.
Dalam buku Tafsir Ibnu Katsir karya Ibnu Katsir disebutkan bahwa pada malam ini ditetapkan berbagai urusan penting manusia, seperti rezeki, ajal, dan peristiwa besar selama setahun.
3. Malam Penuh Kedamaian
Allah menyebutnya sebagai malam penuh keselamatan hingga terbit fajar. Artinya, suasana spiritualnya dipenuhi ketenangan dan rahmat.
Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Beberapa hadits menyebutkan tanda-tanda Lailatul Qadar, di antaranya:
Udara terasa sejuk dan tenang
Matahari terbit keesokan harinya tanpa sinar yang menyilaukan
Namun para ulama mengingatkan agar tidak menjadikan tanda-tanda tersebut sebagai patokan tunggal, melainkan tetap fokus pada ibadah.
Amalan yang Dianjurkan
Rasulullah SAW memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa beliau “menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya.”
Doa yang dianjurkan ketika menjumpai Lailatul Qadar adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR Tirmidzi, hasan shahih)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Lailatul Qadar
Ramadan 2026
10 Malam Terakhir Ramadan
malam ganjil Ramadan
Keutamaan Lailatul Qadar
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Amalan Lailatul Qadar
Doa Lailatul Qadar
Ibadah Ramadan
Ramadan 1447H
Ramadhan
| Tabligh Akbar Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Sekda Ajak Warga Perkuat Persatuan |
|
|---|
| Merakyat di Bulan Ramadan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo Duduk Melingkar Bersama Warga |
|
|---|
| IWO Landak dan HPI POU Bagi Sembako ke Kaum Dhuafa di Masjid Ismahayana |
|
|---|
| Waspada! 10 Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengurangi Pahala Puasa Ramadhan |
|
|---|
| Lengkap! Niat Zakat Fitrah Sekeluarga Langsung atau Untuk Diri Sendiri hingga Anak Sesuai Pilihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-seorang-yang-berdoa-usai-waktu-salat13.jpg)