Ramadan 2026

Pasar Murah Serambi Diserbu Warga, Ringankan Beban di Bulan Ramadan

"Harga di sini lebih murah. Saya senang sekali, tadi juga masih bisa minta kortingan diskon," katanya sambil tersenyum.

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
PASAR MURAH - Suasana pagi di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak dipadati masyarakat Kota Pontianak yang berburu bahan pokok dalam kegiatan Pasar Murah Serambi, Kamis 19 Februari 2026 pagi. Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. 
Ringkasan Berita:
  • Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
  • Sejak subuh, antrean sudah terlihat panjang di area pasar murah. Beragam komoditas seperti telur, daging ayam, cabai hingga paket sembako disediakan dengan harga subsidi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Suasana pagi di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak dipadati masyarakat Kota Pontianak yang berburu bahan pokok dalam kegiatan Pasar Murah Serambi, Kamis 19 Februari 2026 pagi. 

Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejak subuh, antrean sudah terlihat panjang di area pasar murah. Beragam komoditas seperti telur, daging ayam, cabai hingga paket sembako disediakan dengan harga subsidi.

Salah seorang warga, Jamilah (45), yang tinggal di Urai Bawadi, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

"Dengan adanya kegiatan pasar murah Serambi ini saya merasa sangat terbantu, meringankan beban kami," ujarnya saat diwawancarai awak media. 

Jamilah mengatakan dirinya membeli telur, daging ayam, cabai, serta paket sembako berisi gula, minyak goreng, dan beras 5 kilogram dengan harga Rp50 ribu.

Tiga Polsek Jajaran Polresta Pontianak Amankan Sholat Tarawih awal Ramadan di Pontianak

"Harga di sini lebih murah. Saya senang sekali, tadi juga masih bisa minta kortingan diskon," katanya sambil tersenyum.

Ia mengaku sudah mengantre sejak pukul setengah 05.00 pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menurutnya, ia kerap mengikuti kegiatan serupa ketika digelar.

"Saya antre dari setengah lima pagi. Memang sering ikut kegiatan seperti ini," ungkapnya.

Jamilah berharap kegiatan pasar murah tetap rutin diadakan, terutama selama Ramadan, mengingat harga sejumlah bahan pokok cenderung mengalami kenaikan.

"Harapannya setelah ini tetap diadakan lagi. Insya Allah saya ikut lagi, karena ini memang sangat membantu untuk dapur kita. Selama Ramadan harga naik, terutama cabai dan bawang," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved