Breaking News

Ragam Contoh

Update BPJS Kesehatan 2026: 11 Juta Peserta PBI Dialihkan, Cek Namamu Dalam Data Terbaru

Anggaran negara yang dialokasikan untuk program BPJS Kesehatan diharapkan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang paling membutuhkan

Tayang:
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizky Zulham
BPJS - Bagi warga yang termasuk kategori fakir miskin atau tidak mampu, data dapat diusulkan kembali ke dalam sistem sosial nasional agar kepesertaan PBI diaktifkan kembali oleh pemerintah. 

Dengan melakukan pengecekan secara berkala, masyarakat dapat memastikan status kepesertaan tetap aktif dan tidak mengalami kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Terdapat dua cara utama yang mudah dan cepat untuk mengecek status tanpa harus datang ke kantor cabang:

 1. Melalui WhatsApp PANDAWA (0811-8165-165) Peserta cukup mengirimkan pesan “Hai” atau “Hello” ke nomor resmi BPJS Kesehatan tersebut. Setelah itu, pilih menu “Informasi” dan klik “Cek Status Kepesertaan”. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta tanggal lahir sesuai instruksi. Sistem akan memberikan informasi mengenai nama, jenis kepesertaan, serta status aktif atau tidaknya kartu.

 2. Melalui Aplikasi Mobile JKN Bagi pengguna ponsel pintar, aplikasi Mobile JKN menjadi solusi paling lengkap. Setelah mengunduh dan melakukan registrasi menggunakan NIK, peserta dapat langsung melihat status kepesertaan di halaman utama. Jika kartu aktif, akan muncul keterangan “Semua Keluarga Telah Terlindungi” dengan indikator warna hijau.

Cara Cek Tahapan dan Pengumuman Seleksi Koperasi Merah Putih 2026

Langkah Jika Kartu Tidak Aktif

Jika hasil pengecekan menunjukkan status nonaktif, masyarakat tidak perlu panik. Segera laporkan kondisi tersebut ke Dinas Sosial setempat atau melalui perangkat desa/kelurahan. 

Bagi warga yang termasuk kategori fakir miskin atau tidak mampu, data dapat diusulkan kembali ke dalam sistem sosial nasional agar kepesertaan PBI diaktifkan kembali oleh pemerintah.

Pentingnya Cek Data Secara Berkala

Kesadaran untuk rutin mengecek status kepesertaan menjadi kunci utama agar akses layanan kesehatan tetap terjamin. 

Dengan data yang valid, bantuan pemerintah melalui BPJS Kesehatan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved