Beasiswa

Program Diaspora Berdampak 2026 Dibuka, Kemendiktisaintek Sediakan Hibah hingga Rp70 Juta

Kehadiran diaspora diharapkan mampu membawa perspektif global, teknologi terbaru, serta pengalaman riset yang lebih luas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
BEASISWA- Kabar baik bagi akademisi dan peneliti Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi membuka pendaftaran program Diaspora Berdampak tahun 2026.  

Ringkasan Berita:
  • Program ini menyediakan kuota bagi 100 diaspora Indonesia yang ingin berkontribusi dalam pengembangan riset nasional melalui kolaborasi lintas negara.
  • Periode pendaftaran telah dibuka sejak 23 April 2026 pukul 16.00 WIB dan akan berlangsung hingga 30 September 2026 pukul 23.32 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kabar baik bagi akademisi dan peneliti Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi membuka pendaftaran program Diaspora Berdampak tahun 2026. 

Program ini menyediakan kuota bagi 100 diaspora Indonesia yang ingin berkontribusi dalam pengembangan riset nasional melalui kolaborasi lintas negara.

Periode pendaftaran telah dibuka sejak 23 April 2026 pukul 16.00 WIB dan akan berlangsung hingga 30 September 2026 pukul 23.32 WIB. 

Rentang waktu yang cukup panjang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para diaspora maupun mitra di dalam negeri untuk menyiapkan proposal terbaik.

Diaspora Berdampak merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk menjembatani kolaborasi antara diaspora Indonesia yang berkiprah di perguruan tinggi, lembaga riset, hingga industri global dengan dosen dan peneliti di tanah air. 

Program ini bertujuan menghasilkan riset yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga relevan dan aplikatif bagi kebutuhan Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap dapat memperkuat kapasitas riset nasional sekaligus memperluas jejaring internasional kampus dan lembaga penelitian di Indonesia. 

Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening BSU dan Insentif Guru hingga 30 Juni 2026

Kehadiran diaspora diharapkan mampu membawa perspektif global, teknologi terbaru, serta pengalaman riset yang lebih luas.

Dalam program ini, penerima hibah akan memperoleh sejumlah manfaat yang cukup menarik. Salah satunya adalah dukungan dana hibah hingga maksimal Rp70 juta, dengan pengajuan proposal dilakukan oleh mitra dosen di perguruan tinggi host di Indonesia.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan akses ke jaringan riset nasional yang lebih luas, membuka peluang kolaborasi jangka panjang, serta kesempatan untuk mengembangkan penelitian yang berdampak langsung pada konteks dan kebutuhan Indonesia. 

Program ini juga memberikan nilai tambah berupa penguatan rekam jejak kolaborasi internasional, yang sangat penting dalam dunia akademik dan penelitian.

Tak hanya itu, dukungan mobilitas dan fasilitasi program turut disediakan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kerja sama riset antara diaspora dan mitra dalam negeri.

Dengan berbagai manfaat tersebut, program Diaspora Berdampak 2026 diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas riset Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem riset global.

Syarat Diaspora Berdampak

Pengusul:
Pengusul adalah dosen aktif di bawah Kemdiktisaintek yang sudah disetujui kampus
Kampus pengusul tidak dalam status sanksi administratif
Kampus dapat mendaftarkan lebih dari 1 usulan

Diaspora:
WNI berdomisili atau berkarir di luar negeri
Berafilisasi dengan perguruan tinggi/lembaga riset/industri global,
dibuktikan melalui rekam jejak riset dan inovasi
Mempunyai pengalaman kerja yang relevan di luar negeri minimal 2 tahun
Bersedia mengunjungi host institution selama periode kegiatan yang disetujui oleh perusahaan/unit terkait.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved