Atas penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten Landak sebagai daerah dengan Luas Tambah Tanam (LTT) tertinggi se-Kalimantan Barat.
Terlihat antusias para peserta senam yang lancah mengikuti gerakan instruktur termasuk Bupati Landak dan Wakil Bupati Landak.
Bupati Karolin juga mengingatkan serta mengimbau agar hal seperti tidak terulang kembali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia
Berbagai fasilitas negara seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang kita miliki saat ini merupakan hasil dari perjuangan kemerdekaan.
Selain beras, minyak goreng juga mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Dalam kegiatan ini, minyak goreng kemasan dijual seharga Rp 17 ribu.
Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat sudah berbondong-bondong memadati pusat lokasi untuk berolahraga seperti jogging dan jalan santai.
Maka sudah sepantasnya pula, Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa selaku pucuk pimpinan di Kabupaten Landak mendapat apresiasi
Dengan adanya lomba gerak jalan indah ini, diharapkan semangat kemerdekaan terus terjaga menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Pada kesempatan tersebut turut dihadiri para Kepala Dusun Hilir tengah, pengurus RT, serta para peserta yang terdiri dari anak-anak hingga lansia.
Ini salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah untuk masyarakat
Sementara belanja daerah sebelum perubahan tercatat Rp 1,441 triliun, dan setelah perubahan naik menjadi Rp 1,442 triliun.
Menurut Karolin, dengan adanya kegiatan pangan murah ini, tentunya secara otomatis turut membantu menyediakan beras murah bagi warga.
Kegiatan turut dihadiri langsung oleh Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa MH, Kajari Landak Muhammad Ruslan, Wakil Ketua DPRD Landak Ezra Geovani.
Tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai jenjang pendidikan yang mereka impikan.
Kami berharap warga lain juga bisa mengambil contoh untuk terus menjaga persatuan dan menghargai jasa para pahlawan
Ustadz Luqman Qosim menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Landak terhadap program ketahanan pangan di lingkungan pesantren.
Ia mengingatkan bahwa jalan menuju sekolah kedinasan membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan moral yang kuat.
Perwakilan Kementerian UMKM RI, Muhammad Irsan Ali ST MM, selaku Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi, hadir memberikan arahan.
Menurutnya, jika seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai rencana, maka pada 15 Agustus latihan akan dihentikan.