Kabar Artis

Roby Tremonti Buka Suara soal Annulment Pernikahan dengan Aurelie Moeremans, Apa Itu?

Menurut Roby, dalam aturan gereja Katolik, proses annulment seharusnya melalui mekanisme persidangan gerejawi yang melibatkan kedua pihak

Tayang:
INSTAGRAM
ARTIS- Meski tanpa restu orang tua Aurelie kala itu, Roby bersikeras bahwa pernikahan yang digelar pada 10 Oktober 2011 tersebut tetap sah secara agama. Ia bahkan menunjukkan album foto pemberkatan di gereja dan kalender asli tahun 2011 sebagai bukti fisik. 

Ringkasan Berita:
  • Menurut Roby, dalam aturan gereja Katolik, proses annulment seharusnya melalui mekanisme persidangan gerejawi yang melibatkan kedua pihak secara resmi. 
  • Ia menambahkan, sejak Aurelie meninggalkan rumah setelah perpisahan mereka beberapa tahun lalu, tidak pernah ada komunikasi resmi yang membahas status hukum pernikahan mereka, baik di mata gereja maupun secara administratif lainnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Polemik mengenai status pernikahan masa lalu antara aktor Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans kembali mencuat ke publik dan memantik perhatian luas. 

Isu ini kembali memanas setelah Aurelie sebelumnya mengklaim telah mengantongi surat pembatalan pernikahan atau annulment yang menyatakan ikatan pernikahan mereka tidak sah di mata gereja.

Menanggapi klaim tersebut, Roby Tremonti akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi yang cukup mengejutkan. 

Ia mengaku heran sekaligus mempertanyakan keabsahan proses pembatalan pernikahan tersebut, lantaran merasa tidak pernah dilibatkan dalam tahapan administrasi yang semestinya dilakukan sesuai ketentuan Gereja Katolik.

Menurut Roby, dalam aturan gereja Katolik, proses annulment seharusnya melalui mekanisme persidangan gerejawi yang melibatkan kedua pihak secara resmi. 

Setiap pasangan, kata dia, wajib menerima pemanggilan atau undangan dari otoritas gereja sebelum keputusan pembatalan pernikahan dikeluarkan.

Roby Tremonti Buka Suara, Ungkap Bukti Foto Pernikahan dengan Aurelie Moeremans

Namun, Roby dengan tegas menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima surat panggilan, undangan, maupun pemberitahuan resmi terkait proses tersebut.

“Saya tidak pernah merasa dapat undangan dari gereja terkait pembatalan. Itu tidak ada. Harusnya kan kedua belah pihak dipanggil dulu ke pengadilan gereja, tapi dari saya tidak ada,” ujar Roby saat ditemui di kediamannya di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 13 Januari 2025. 

Ia menambahkan, sejak Aurelie meninggalkan rumah setelah perpisahan mereka beberapa tahun lalu, tidak pernah ada komunikasi resmi yang membahas status hukum pernikahan mereka, baik di mata gereja maupun secara administratif lainnya.

Tolak Mengakui KDRT demi Proses Annulment

Lebih lanjut, Roby mengungkapkan cerita di balik upaya pengurusan pembatalan pernikahan tersebut. 

Ia mengaku sempat dihubungi oleh Aurelie yang meminta dirinya menuliskan pernyataan tertentu sebagai syarat administratif pengajuan annulment di gereja.

Menurut Roby, mantan istrinya itu menyampaikan bahwa masing-masing pihak harus menuliskan narasi alasan pembatalan pernikahan. Namun, ia merasa keberatan dengan isi narasi yang diminta.

“Dia cuma bilang, ‘Saya mau ngurus pembatalan nih, tapi syaratnya untuk gereja Katolik itu harus ada narasi dari masing-masing pasangan kenapa mau (batal)’. Di situ saya harus menulis bahwa saya KDRT. Ya nggak mungkin, saya nggak melakukan,” tegas Roby.

Bagi Roby, mengakui tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang tidak pernah ia lakukan hanya demi memperoleh surat pembatalan pernikahan merupakan hal yang tidak bisa diterima. Ia menegaskan tidak ingin mencoreng nama baik maupun integritas pribadinya.

Situasi inilah yang menurut Roby menjadi salah satu alasan mengapa versi cerita terkait proses annulment antara dirinya dan Aurelie Moeremans kini menjadi berbeda dan menimbulkan polemik di ruang publik.

Tegaskan Pernikahan 2011 Tetap Sah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved