Berita Viral

Terungkap Dalang Demo DPR 2025 hingga Sebabkan Tragedi Ojol Tewas Dilindas Mobil brimob

Eks Kepala BIN ungkap dalang demo DPR 2025 dari non-state actor luar negeri. Baca kisah pilu tragedi ojol tewas & pelajaran penting bagi demokrasi.

YouTube Tribun Sumsel
OJOL TEWAS DILINDAS - Foto ilustrasi hasil olah YouTube Tribun Sumsel, Jumat 29 Agustus 2025, memperlihatkan ojol tewas dilindas mobil Brimob. Eks Kepala BIN ungkap dalang demo DPR 2025 dari non-state actor luar negeri, baca kisah pilu tragedi ojol tewas & pelajaran penting bagi demokrasi Indonesia. 

Dari Jalanan Senayan ke Tragedi Pejompongan

Demo DPR 2025 bukan sekadar unjuk rasa biasa. 

Di balik teriakan massa dan gas air mata, ada potret kemanusiaan yang terabaikan.

Affan Kurniawan, seorang pemuda ojol, awalnya hanya melintas di sekitar Pejompongan untuk mengantar pesanan pelanggan. 

Namun, takdir berkata lain. Sebuah kendaraan taktis Brimob melaju kencang, dan tubuh Affan tak sempat menghindar. 

Video detik-detik tragedi itu viral di media sosial, menimbulkan gelombang duka dan amarah publik.

Polisi bergerak cepat. Tujuh anggota Brimob ditangkap untuk diperiksa, termasuk Kompol C hingga Bripda D. 

Namun, rasa kehilangan keluarga Affan tak bisa dihapus begitu saja.

Tragedi ini menjadi simbol betapa mahalnya harga demokrasi jika disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Presiden Prabowo: Bangsa Harus Waspada

Presiden Prabowo Subianto ikut angkat suara, menyerukan kewaspadaan rakyat terhadap pihak yang ingin membuat kekacauan.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada, agar unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos… hal tersebut tidak menguntungkan rakyat,” kata Prabowo Jumat 29 Agustus 2025.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia sedang dalam tahap membangun kemandirian ekonomi dan kekuatan nasional. 

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam provokasi yang bisa melemahkan persatuan.

“Kita akan menjadi bangsa yang maju, bangsa yang mandiri, yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Untuk itu kita harus waspada, tenang, dan tidak boleh mengizinkan kelompok yang ingin membuat kerusuhan,” tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved