Kecelakaan Bus ALS

Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara, 16 Meninggal Dunia

Tangis keluarga pecah saat proses identifikasi korban mulai dilakukan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis 7 Mei 2026.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Kolase / Kompas.com
KECELAKAAN BUS - Jenazah korban kecelakaan bus ALS Vs truk tangki bbm tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, M Hasan Palembang untuk dilakukan identifikasi, Kamis (7/5/2026). Polda Sumatera Selatan pun mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri untuk memastikan identitas para korban dapat diketahui secara akurat. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM terjadi di Jalinsum wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. 
  • Insiden diduga terjadi saat bus ALS menghindari lubang jalan hingga kehilangan kendali dan menabrak truk dari arah berlawanan.
  • Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan terbakar dan menewaskan 16 orang. 
  • Selain itu, tiga korban mengalami luka berat dan satu korban luka ringan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Suasana duka menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Tangis keluarga pecah saat proses identifikasi korban mulai dilakukan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis 7 Mei 2026.

Sebagian besar korban meninggal dunia mengalami luka bakar berat sehingga menyulitkan proses pengenalan jenazah.

Polda Sumatera Selatan pun mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri untuk memastikan identitas para korban dapat diketahui secara akurat.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan mobil bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan mobil tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.

Peristiwa tragis ini diduga saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang jalan, tetapi kehilangan kendali sehingga berbelok ke jalur kanan dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.

Akibatnya, dua kendaraan tersebut terbakar hingga menyebabkan 16 orang tewas.

10 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Jalan Lintas Sumatera, 16 Orang Tewas Terbakar

"Hingga saat ini, tercatat total korban sebanyak 20 orang, terdiri dari 16 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 1 orang luka ringan," kata Nandang, Kamis (7/5/2025).

Nandang menjelaskan, proses identifikasi 16 jenazah saat ini masih berlangsung.

Proses dentifikasi

Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri.

Tim ahli mulai bekerja sejak pukul 07.30 WIB di Posko DVI yang berlokasi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara.

"Langkah ini diambil guna memberikan kepastian identitas bagi para korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius akibat kobaran api saat kejadian," ujarnya.

Proses identifikasi korban kecelakaan maut bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, melibatkan tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

Hal itu dilakukan karena sebagian besar korban meninggal dunia mengalami luka bakar berat hingga mencapai 100 persen sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Sebanyak 16 kantong jenazah korban kecelakaan maut tersebut telah tiba di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026) pagi, setelah dievakuasi dari RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved