Berita Cuaca

Wilayah Pesisir Dilanda Gelombang Tinggi Hari Ini sampai 26 April 2026 Status Peringatan Dini BMKG

Berikut daftar wilayah berpotensi dihantam badai ombak gelombang tinggi hari ini sampai 26 April 2026 status peringatan dini BMKG.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
ISTIMEWA/Dok. Kompas.com
BERITA CUACA - Ilustrasi gelombang laut. Berikut daftar wilayah berpotensi dihantam badai ombak gelombang tinggi hari ini sampai 26 April 2026 status peringatan dini BMKG. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam periode 23 hingga 26 April 2026, tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai hingga 4 meter, terutama di wilayah perairan selatan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
  • Peringatan ini menjadi sinyal penting bagi nelayan, operator kapal, hingga masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut daftar wilayah berpotensi dihantam badai ombak gelombang tinggi hari ini sampai 26 April 2026 status peringatan dini BMKG.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Dalam periode 23 hingga 26 April 2026, tinggi gelombang diperkirakan dapat mencapai hingga 4 meter, terutama di wilayah perairan selatan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

Peringatan ini menjadi sinyal penting bagi nelayan, operator kapal, hingga masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, kombinasi antara angin kencang dan kondisi laut yang dinamis berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, khususnya bagi aktivitas pelayaran.

Baca juga: Waspada! Wilayah Terdampak Awan Cumulonimbus Intensitas Tinggi Peringatan Dini BMKG 23-29 April 2026

Berdasarkan informasi resmi BMKG, peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku mulai 23 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 26 April 2026 pukul 07.00 WIB.

Wilayah terdampak mencakup perairan luas, mulai dari Samudra Hindia di barat dan selatan Indonesia hingga perairan timur seperti Laut Maluku dan Samudra Pasifik.

Pola Angin Picu Peningkatan Gelombang

BMKG menjelaskan, kondisi gelombang tinggi dipengaruhi pola angin yang cukup aktif di wilayah Indonesia.

Di bagian utara, angin umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 5-20 knot.

Sementara di wilayah selatan Indonesia, arah angin dominan bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan lebih tinggi, yakni 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru, yang turut berkontribusi terhadap peningkatan tinggi gelombang di kawasan tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Kamis 23 April 2026: Waspada! Hujan Lebat Ancam Jawa hingga Papua

Kondisi ini menciptakan dinamika laut yang cukup signifikan, terutama di wilayah perairan terbuka yang langsung terpapar angin kencang.

Wilayah Berpotensi Gelombang 1,25-2,5 Meter

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved