Kalender 2026

5 Juli 2026 Hari Apa? Inilah Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

Berikut adalah hari besar nasional dan internasional yang diperingati pada tanggal 5 Juli 2026

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KALENDER JULI 2026 - Ilustrasi kalender Juli 2026 yang berisi sejumlah daftar hari besar nasional dan inteernasional. Berikut adalah hari besar nasional dan internasional yang diperingati pada tanggal 5 Juli 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Tanggal 5 Juli 2026 diperingati sebagai dua momentum penting di Indonesia, yaitu Peringatan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Hari Bank Indonesia.
  • Dekrit Presiden yang dikeluarkan oleh Sukarno menjadi titik penting dalam sejarah karena membubarkan Konstituante, memberlakukan kembali UUD 1945, serta menandai berakhirnya era Demokrasi Liberal.
  • Selain itu, 5 Juli juga diperingati sebagai Hari Bank Indonesia, yang berkaitan dengan sejarah berdirinya bank sentral.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut deretan hari besar nasional dan internasional yang diperingati setiap bulan Juli.

Diantaranya adalah pada tanggal 5 Juli 2026 diperingati sebagai hari apa?

Tanggal 5 Juli 2026 bertepatan hari Minggu.

Berikut adalah hari besar nasional dan internasional yang diperingati pada tanggal 5 Juli 2026:

4 Juli 2026 Hari Apa? Inilah Daftar Peringatan Nasional dan Internasional

Peringatan Dekrit Presiden 5 Juli 1959

Tanggal 5 Juli terdapat momentum untuk mengingat peristiwa yang pernah terjadi pada 5 Juli 1959 silam. 

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan keputusan yang dikeluarkan oleh Presiden Sukarno untuk merespon kegagalan Dewan Konstituante dalam merumuskan Undang-Undang Dasar (UUD) yang baru.

Merujuk pada situs resmi Kementerian Kebudayaan RI, isi Dekrit Presiden tersebut yakni terkait beberapa hal yaitu membubarkan Konstituante, pemberlakuan kembali UUD 1945, tidak berlakunya UUD 1950, dan pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS).

Dengan kata lain setelah dekrit ini dikeluarkan maka tugas parlemen berada di tangan Presiden Sukarno.

Berlakunya dekrit ini juga sebagai pertada berakhirnya era Demokrasi Liberal atau Demokrasi Parlementer.  

Alasan pembubaran Konstituante ini lantaran terjadinya berbagai perdebatan selama sidang berlangsung. Hal ini karena masing-masing kelompok menginginkan pandangannya sendiri untuk menentukan falsafah negara. 

Konstituante sendiri merupakan suatu badan perwakilan yang dibentuk dari Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 1955. 

Lantaran menemukan jalan buntu akhirnya Presiden Sukarno menetapkan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 dan didukung oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Hari Bank Indonesia

Setiap tanggal 5 Juli diperingati sebagai Hari Bank Indonesia. Adanya hari ini merupakan momentum untuk mengingat sejarah panjang Bank Indonesia.

Melansir situs resmi Bank Indonesia, Bank Indonesia hadir karena desakan kuat untuk mendirikan bank sentral sebagai wujud kedaulatan ekonomi Republik Indonesia pada tahun 1957.

Pemerintah kemudian memutuskan untuk membentuk Panitia Nasionalisasi DJB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved