Khazanah Islam

Jangan Sembarangan! Ini Doa dan Waktu Terbaik Potong Kuku Menurut Islam

Potong kuku merupakan kegiatan rutin yang sunnah dilakukan. Dalam melaksanakannya juga dianjurkan untuk membarenginya dengan doa

Tayang:
Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
DOA - Potong kuku dalam Islam yang sesuai hadist. Hukumnya fitrah bisa mendapatkan pahala 

Ringkasan Berita:
  • Dalam melaksanakannya juga dianjurkan untuk membarenginya dengan doa.
  • Memotong kuku dalam Islam dan hukumnya adalah fitrah artinya bisa mendapatkan pahala jika dilakukan.
  • Makanya perlu diawali dengan membaca doa sebelum memotong kuku serta berdasarkan tata cara yang dianjurkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Potong kuku merupakan kegiatan rutin yang sunnah dilakukan.

Dalam melaksanakannya juga dianjurkan untuk membarenginya dengan doa.

Memotong kuku dalam Islam dan hukumnya adalah fitrah artinya bisa mendapatkan pahala jika dilakukan.

Makanya perlu diawali dengan membaca doa sebelum memotong kuku serta berdasarkan tata cara yang dianjurkan.

Memotong kuku menurut medis juga diperlukan untuk mengilangkan bakteri yang ada di bawah kuku yang bisa mengancam kesehatan.

Dalam Islam sendiri malah lebih komplek, dalam memontong kuku juga dianjurkan untuk memotongkan pada waktu tertentu.

Baca juga: Kumpulan Doa Saat Hujan, Lengkap dari Meminta hingga Reda

Ada beberapa penjelasan yang menerangkan bahwa memotong kuku diluar anjuran bisa memberikan ke mudharatan.

Makanya dianjurkan untuk memotong kuku hanya Hari Senin, Kamis dan Jumat.

Tidak hanya itu memotong kuku dalam Islam juga dianjurkan diawali dengan doa dan sesuai tata caranya.

Berikut hadits menjelaskan waktu paling tepat untuk memotong kuku.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم عَن قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ السَّبْتِ خَرَجَ مِنْهُ الدَّاءُ وَدَخَلَ فِيْهِ الشِّفَاءُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ الْأَحَدِ خَرَجَتْ مِنْهُ الْفَاقَةُ وَدَخَلَ فِيْهِ الْغِنَاءُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ الاثْنَيْنِ خَرَجَتْ مِنْهُ الْعِلَّةُ وَدَخَلَتْ فِيْهِ الصِّحَّةُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ خَرَجَ مِنْهُ الْبَرَصُ وَدَخَلَتْ فِيْهِ الْعَافِيَةُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ الأَرْبَعَاءِ خَرَجَ مِنْهُ الْوِسْوَاسُ وَالْخَوْفُ وَدَخَلَ فِيْهِ الْأَمْنُ وَالصِّحَّةُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ الْخَمِيْسِ خَرَجَ مِنْهُ الْجُذَامُ وَدَخَلَ فِيْهِ الْعَافِيَةُ وَمَنْ قَلَّمَ أَظْفَارَهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ دَخَلَتْ فِيْهِ الرَّحْمَةُ وَخَرَجَ مِنْهُ الذُّنُوْبُ.

Artinya: "Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda;

- Barang siapa memotong kukunya pada Hari Sabtu, maka akan keluar darinya penyakit dan masuk ke dalamnya obat.

- Barang siapa memotong kukunya pada Hari Ahad, maka akan keluar darinya kemiskinan dan masuk ke dalamnya kekayaan.

- Barang siapa memotong kukunya pada Hari Senin, maka akan keluar darinya kecacatan dan masuk ke dalamnya kesehatan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved