KHAZANAH ISLAM

Keutamaan Puasa Senin-Kamis: Amalan Sunnah yang Dicintai Allah dan Rasulullah SAW

Puasa ini menjadi salah satu amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.
PUASA SENIN KAMIS - Ilustrasi dua orang yang akan melaksanakan makan sahur. Rasulullah SAW selalu melaksanakan pausa Senin Kamis karena puasa tersebut mempunyai beberapa keutamaan. 

Ringkasan Berita:
  • Puasa Senin-Kamis adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW. 
  • Puasa ini banyak memberikan manfaat spiritual, kesehatan, serta menjadi amalan yang dicintai Allah SWT. 
  • Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya karena banyak keutamaannya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Puasa Senin Kamis adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Puasa ini dilakukan setiap Senin dan Kamis, mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW, dengan keutamaan menghapus dosa, mendekatkan diri pada Allah, serta memberikan manfaat kesehatan dan spiritual seperti disiplin diri dan ketenangan hati, yang dilakukan dengan niat khusus pada malam hari atau pagi hari sebelum zuhur. 

Puasa ini menjadi salah satu amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.

عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ الْغَازِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ عَنْ صِيَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Artinya: "Dari Rabi'ah bin Al Ghaz bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah tentang puasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka 'Aisyah pun menjawab: "Beliau selalu puasa Senin dan Kamis." (H.R. Ibnu Majah).

Rasulullah SAW selalu melaksanakan pausa Senin Kamis karena puasa tersebut mempunyai beberapa keutamaan.

Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab Latin Arti Doa Berbuka, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Berikut ini beberapa keutamaan melaksanakan puasa Senin Kamis.

1. Hari Senin dan Kamis Saat Amal Dilaporkan kepada Allah SWT

Hari Senin dan Kamis adalah saat amal dilaporkan kepada Allah SWT. Maka Rasulullah SAW sangat menyukai bila pada saat tersebut sedang dalam keadaan puasa.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ إِنَّ الْأَعْمَالَ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ

Artinya: "Bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dahulu berpuasa senin dan kamis, maka aku (Abu Hurairah) pun menanyakannya kepada beliau, lalu beliau menjawab: "Sesungguhnya amalan ditampakkan (dilaporkan) pada hari senin dan kamis." (H.R. Ad Darimi).

2. Akan Diampuni Dosa-dosanya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ فَقَالَ إِنَّ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ يَغْفِرُ اللَّهُ فِيهِمَا لِكُلِّ مُسْلِمٍ إِلَّا مُهْتَجِرَيْنِ يَقُولُ دَعْهُمَا حَتَّى يَصْطَلِحَا

Artinya: "Dari Abu Hurairah berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu berpuasa pada hari senin dan kamis. Beliau ditanya: "Ya Rasulullah, kenapa anda berpuasa pada hari senin dan kamis?" Beliau menjawab: "Sesungguhnya pada hari senin dan kamis Allah mengampuni dosa setiap muslim kecuali dua orang yang saling menjauhi (bermusuhan). Allah berfirman: "Tangguhkanlah hingga keduanya saling memaafkan." (H.R. Ibnu Majah).

3. Hari Senin adalah Hari Lahir Nabi Muhammad SAW

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved