DPW PAN Kalbar Gelar Pelantikan Pengurus dan Rakerwil I di GOR Terpadu Pontianak

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam daerah harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
FOTO BERSAMA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat menggelar pelantikan kepengurusan sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DPW PAN Kalbar bersama DPD PAN se-Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Terpadu Pontianak. 

Ringkasan Berita:
  • Prosesi pelantikan pengurus baru DPW PAN Kalbar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Zulkifli Hasan
  • Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar, para kader, simpatisan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat resmi menggelar pelantikan kepengurusan periode baru yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I. 

Agenda strategis ini dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Terpadu Pontianak, Sabtu 6 Juni 2026.

Prosesi pelantikan pengurus baru DPW PAN Kalbar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Zulkifli Hasan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar, para kader, simpatisan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan dan kader PAN di semua tingkatan legislatif maupun eksekutif di Kalimantan Barat untuk bersinergi dan mengawal program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

HARTA Kekayaan Zulkifli Hasan, Menko Berkinerja Terbaik Versi IPO, Punya Kas Rp7,2 Miliar

"Pimpinan PAN baik DPW maupun kabupaten/kota, DPRD kabupaten/kota, provinsi dan pusat, untuk mendukung pemerintah. Pak gubernur harus disukseskan programnya, bupati dan wali kota harus didukung. Menjadi gubernur, bupati, dan wali kota itu tidak gampang. Perlu dukungan, perlu kebersamaan, dan perlu persatuan," ujar Zulkifli Hasan saat diwawancarai oleh TribunPontianak.co.id, Sabtu 6 Juni 2026.

Amanat Ideologi dan Keberpihakan pada Rakyat

Lebih lanjut, Menteri Pemerintahan Pusat ini menekankan bahwa arah perjuangan politik PAN harus senantiasa berjalan di atas koridor konstitusi, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya alam daerah harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

"Kita sedang meluruskan cita-cita Indonesia merdeka sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar, agar kekayaan alam digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia. Pembangunan harus berpihak kepada rakyat," tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar fungsi pelayanan dan advokasi kepada konstituen dilakukan secara berkesinambungan, bukan sekadar menjadi komoditas politik menjelang kontestasi pemilihan umum semata.

"Kerja dulu, bantu rakyat, berbuat sesuatu. Jangan tunggu nanti pemilu, sekarang bantu. Jadi pekerjaan kita membantu, membantu gubernur, membantu wali kota, membantu bupati, bantu rakyat. Nanti rakyat yang akan menilai," tegas Ketua Umum DPP PAN tersebut.

Strategi Organisasi Menuju Pemilu 2029

Merespons instruksi dari pimpinan pusat, Sekretaris DPW PAN Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menyatakan kesiapan seluruh mesin partai di Kalimantan Barat untuk mengimplementasikan hasil Rakerwil I secara terukur.

Zulfydar menjelaskan bahwa target politik yang dibebankan oleh DPP PAN kepada pengurus wilayah cukup besar, salah satunya adalah membawa PAN masuk dalam jajaran tiga besar partai politik secara nasional.

"Tentu tadi Pak Ketum mengatakan Kalimantan Barat, bahkan secara nasional beliau menyebut tiga besar. Apa artinya? Kinerja kami harus ditingkatkan, roda organisasi harus dipercepat, relawan sudah siap dan seluruh kekuatan yang ada harus segera digerakkan," kata Zulfydar.

Pihaknya menambahkan, konsolidasi internal yang dilakukan melalui Rakerwil I ini sekaligus menjadi landasan awal dalam menyusun pemetaan strategi jangka panjang menyongsong Pemilu Legislatif pada tahun 2029 mendatang.

"Apa yang dikatakan Ketum menjadi bagian penting untuk mencapai target 2029. Strateginya tentu bagaimana memenangkan Pemilu 2029, artinya menambah kursi DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota di Kalimantan Barat," pungkasnya. (*)

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved