Jelang Idul Adha, Ribuan Kupon Gerakan Pangan Murah Kalbar Ludes Diburu Warga

Antusiasme masyarakat terlihat memadati halaman kantor Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Adi Sucipto

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
PANGAN MURAH - Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kalbar, Dony Saiful Bahri mengungkapkan Antusiasme masyarakat terlihat memadati halaman kantor Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Pontianak Tenggara, Senin 25 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Akbar menjelang Hari Raya Iduladha.
  • Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kalbar, Dony Saiful Bahri mengatakan kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak dan menyediakan beragam komoditas pangan dengan harga terjangkau.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Antusiasme masyarakat terlihat memadati halaman kantor Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Pontianak Tenggara, Senin 25 Mei 2026.

Warga datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Akbar menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kalbar, Dony Saiful Bahri mengatakan kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak dan menyediakan beragam komoditas pangan dengan harga terjangkau.

"Hari ini tanggal 25, hari Senin tahun 2026, kami mengadakan Gerakan Pangan Murah Akbar. Bisa dikatakan akbar karena ada cukup banyak vendor hari ini. Ada pihak Bulog, Danantara, teman-teman PPI, ada Topindo, dan komoditasnya juga cukup lengkap," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id.

Ia menjelaskan, pihaknya menyiapkan berbagai jenis beras dan kebutuhan pokok lainnya dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Ada beras premium kurang lebih hampir 5 ton, SPHP 2 ton, dan beras lokal 2,5 ton. Jadi total beras yang kita siapkan hari ini kurang lebih hampir 9 ton," katanya.

Selain bahan pokok, kegiatan tersebut juga menghadirkan komoditas perikanan dan produk pangan lokal khas Kalimantan Barat.

"Hari ini ada komoditas spesial dari perikanan, seperti ikan lele dan ikan nila, baik dari perikanan tangkap maupun tambak. Selain itu ada juga gerakan pangan lokal berupa aneka tanaman lokal hasil produksi masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat," jelasnya.

Dony menambahkan, harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Beras premium dijual Rp60 ribu per kemasan, minyak goreng premium Rp16 ribu, dan gula Rp14 ribu.

"Kalau paket ini digabung cukup Rp90 ribu. Di pasaran bisa mencapai Rp120 ribu sampai Rp130 ribu. Jadi sangat-sangat murah," ungkapnya.

Sementara itu, beras SPHP dijual Rp60 ribu, minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi Rp15.500, dan telur dijual rata-rata Rp15 ribu per 10 butir.

"Di pasaran telur bisa Rp18 ribu sampai Rp19 ribu. Jadi sangat membantu masyarakat," katanya.

Baca juga: Keuskupan Agung Pontianak Jadi Tuan Rumah PKSN XIII 2026, Tema: Menjaga Suara dan Wajah Manusia

Tingginya minat masyarakat membuat kupon pembelian cepat habis.

"Sekarang kupon kita Rp1.000 lebih sudah habis. Masyarakat tinggal mengantre untuk membeli. Artinya respons masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan ini memang sangat tinggi, apalagi menjelang Hari Raya Iduladha," tutup Dony.

Salah satu warga, Widya (40), warga Jalan Parit H. Husin I, Pontianak, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang hari raya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved