Karantina Kalbar Pastikan Sapi Kurban Bebas PMK Meski Jumlah Menurun

Pengawasan dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), brucellosis, dan Lumpy Skin Disease (LSD). 

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
CEK KESEHATAN HEWAN - Petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalbar saat mengecek kedatangan sapi, di Pelabuhan Rakyat, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Selasa, 5 Mei 2026. Sapi tersebut untuk hewan kurban yang masuk di Kalbar berasal dari Jawa Timur khususnya pulau Madura. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Karantina Kalbar, Ferdi, mengatakan sebagian besar hewan kurban yang masuk berasal dari Jawa Timur khususnya pulau Madura.
  • Meski jumlahnya menurun, seluruh hewan tetap menjalani pemeriksaan ketat untuk memastikan kondisi kesehatannya aman sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah hewan kurban yang masuk ke Kalimantan Barat menjelang Iduladha 1447 Hijriah mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. 

Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalbar mencatat baru sekitar seribu ekor sapi masuk dalam satu bulan terakhir, sementara pada periode yang sama tahun lalu mencapai sekitar empat ribu ekor.

Kepala Karantina Kalbar, Ferdi, mengatakan sebagian besar hewan kurban yang masuk berasal dari Jawa Timur khususnya pulau Madura.

Pekan Raya Pontianak ke-2 Sukses Geliatkan Ekonomi UMKM dan Warga Sambut Antusias

Meski jumlahnya menurun, seluruh hewan tetap menjalani pemeriksaan ketat untuk memastikan kondisi kesehatannya aman sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

“Pemeriksaan dilakukan mulai dari dokumen kesehatan hewan, hasil uji laboratorium, hingga sertifikat veteriner dari daerah asal,” ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, pada Rabu 13 Mei 2026.

Selain pemeriksaan administrasi, petugas juga melakukan pengecekan fisik terhadap jumlah, jenis, dan kondisi kesehatan hewan setibanya di Kalimantan Barat.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), brucellosis, dan Lumpy Skin Disease (LSD). 

"Hingga saat ini, pihak karantina memastikan belum ditemukan kasus penyakit pada hewan kurban yang masuk ke Kalbar," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved