Jemaah Haji Sambas Perhatikan Kesehatan Fisik Hadapi Cuaca Ekstrem Madinah
Kalimantan Barat berjumlah 19 orang dan 1 orang pendamping Petugas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) telah berangkat ke Embarkasi Batam, Selasa 5 Mei 2026.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Jemaah calon haji Sambas diharapkan terus menjaga kesehatan fisik dan pola makan sehat untuk menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi terutama di Madinah yang suhunya mencapai 42 derajat Celcius.
- Ketua PPIH sekaligus Pembimbing Kelompok Haji Kabupaten Sambas Wasli Matsum mengatakan, pihaknya terus memantau kesehatan para jemaah haji Sambas agar dapat beradaptasi dengan suhu di Madinah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Jemaah calon haji Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat berjumlah 19 orang dan 1 orang pendamping Petugas Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) telah berangkat ke Embarkasi Batam, Selasa 5 Mei 2026.
Jemaah calon haji Sambas diharapkan terus menjaga kesehatan fisik dan pola makan sehat untuk menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi terutama di Madinah yang suhunya mencapai 42 derajat Celcius.
Ketua PPIH sekaligus Pembimbing Kelompok Haji Kabupaten Sambas Wasli Matsum mengatakan, pihaknya terus memantau kesehatan para jemaah haji Sambas agar dapat beradaptasi dengan suhu di Madinah.
"Ya perlu diketahui bahwa saat ini Madinah sangat ekstrim sekali ya. Tadi malam kita telepon Madinah suhu sampai 42 derajat Celcius," ucap Wasli Matsum, Selasa 5 Mei 2026.
Wasli Matsum bilang, kesiapan kesehatan para jemaah sangat diperlukan dengan menjaga pola istirahat cukup, mengkonsumsi makan bergizi maupun minum air putih yang cukup.
"Artinya kesiapan kesehatan jamah sangat dibutuhkan terutama sehat, kemudian istirahat yang cukup, kemudian makanan harus bergizi, kemudian juga harus banyak meminum terutama air, air putih," katanya.
Baca juga: Cuaca Kalbar Besok 7 Mei 2026 di 14 Daerah! Singkawang dan Sambas Bakal Hujan Lebat
Dia juga menjelaskan, bahwa suhu dan cuaca ekstrem diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga 50 derajat Celsius ketika berada di padang Arafah.
"Dan ini sangat dimungkinkan nanti pada puncaknya haji sampai mencapai 50 derajat Celcius nanti di Arafah," katanya.
"Ini sangat ekstrim, masih tahun ini jamah haji yang akan berkumpul kurang lebih 3 juta ini di Arafah seluruh dunia akan menghadapi cuaca ekstrim yang sangat luar biasa," imbuhnya.
Namun demikian, menurut dia dengan jumlah jemaah haji Sambas yang berjumlah 19 orang diharapkan dapat memudahkan memonitor kondisi jemaah Sambas.
Lebih lanjut ia mengungkapkan kuota jumlah jemaah haji Sambas yang turun ini merupakan aturan yang telah diberlakukan pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umroh.
"Ya meskipun tahun ini karena skala nasional jamah Sambas cuma mendapat jatah 19 jamah. Ini adalah aturan nasional," katanya.
Dia juga mengapresiasi dukungan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sambas yang mendukung penuh pelaksanaan ibadah haji musim ini dengan tetap memperhatikan berbagai aspek terutama pentingnya kesehatan.
"Tapi meskipun demikian apresiasi kami kepada pemerintah Kabupaten Sambas, Kementerian Haji dan Umroh Sambas dan seluruh yang terkait dalamnya mendukung penuh dan itu pun bayaran tetap sebagaimana biasa terutama kesehatan. Dan ini semua tidak mengurangi hal-hal yang berkaitan tentang masalah haji," ucapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Stok BBM Solar Minim Nelayan Selakau Terpaksa Tunda Melaut |
|
|---|
| Kondisi Jembatan Memprihatinkan, Satgas TMMD Kodim Sanggau Siap Lakukan Pembangunan |
|
|---|
| Nelayan Tak Melaut Karena Sulit Dapatkan BBM Subsidi, HNSI Kubu Raya Harap Ada Solusi Cepat |
|
|---|
| Didominasi Gen Z dan Milenial, Pertumbuhan Penduduk Kalbar 1,33 Persen |
|
|---|
| Disdik Kayong Utara Tegaskan PPDB 2026 Wajib Objektif dan Tanpa Diskriminasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sambas-Kalbar-Senin-4-Mei-2026.jpg)