Warga Keluhkan Minimnya Penerangan Jalan di Budi Utomo, Rawan Kecelakaan

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi minimnya penerangan jalan di kawasan Jalan Budi Utomo, khususnya di sekitar simpang Sungai Selamat.

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
BERIKAN KETERANGAN - Sri Wahyuningsih (43), saat di wawancarai tribunpontianak.co.id di rumah nya di Jalan Sungai Selamat Dalam, Gang Remin, Kelurahan Siantan Hilir.  
Ringkasan Berita:
  • Kondisi jalan yang gelap dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari, Senin 27 April 2026.
  • Salah seorang warga setempat, Sri Wahyuningsih (43), mengungkapkan bahwa sebagian besar ruas jalan di kawasan tersebut tidak memiliki penerangan yang memadai.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Sejumlah warga mengeluhkan kondisi minimnya penerangan jalan di kawasan Jalan Budi Utomo, khususnya di sekitar simpang Sungai Selamat. 

Kondisi jalan yang gelap dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari, Senin 27 April 2026.

Salah seorang warga setempat, Sri Wahyuningsih (43), mengungkapkan bahwa sebagian besar ruas jalan di kawasan tersebut tidak memiliki penerangan yang memadai.

"Di sini, Jalan Sungai Selamat ini juga banyak yang lampunya tidak terang. Jadi memang, betul tidak saya anukan, jalan di Jalan Budi Utomo, di sekitar Budi Utomo ini hampir rata-rata gelap jalannya. Saya mohon, jalan ini tolong tidak dikasih lampu," ujarnya saat di wawancarai tribunpontianak.co.id di rumah nya di Jalan Sungai Selamat Dalam, Gang Remin, Kelurahan Siantan Hilir. 

Ia menambahkan, kondisi gelap hanya sedikit terbantu oleh cahaya dari rumah warga atau lampu di persimpangan tertentu.

"Benar, memang gelap nih jalannya. Paling ya, kalau ada pancaran dari rumah warga yang lampunya besar kadang-kadang itu, ada sih tidak salah datang kalau di simpang sini, di simpang Sungai Selamat ini ada. Tapi kalau yang sebelah mini soker itu memang gelap," tambahnya.

Baca juga: Detik-detik Aidil Meninggal Kecelakaan, Sempat Bilang Mak, Sakit Mak dalam Pangkuan Ibunya

Menurutnya, kendaraan besar seperti truk kontainer kerap melintas di kawasan tersebut, sehingga semakin meningkatkan risiko kecelakaan jika penerangan tidak memadai.

"Memang gelap. Yang angkat-angkat kayak kontainer itu biasanya lewat situ. Memang tidak ada sekali. Terang itu biasa, kalau ada lampu sorot, minisoker itu kalau ada, terang. Kalau tidak, ya tidak terang. Memang gelap," jelasnya.

Ia berharap pemerintah segera memasang lampu penerangan jalan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang sering terjadi di lokasi tersebut.

"Saya mengharap semua jalan itu diterangkanlah. Pokoknya kalau Jalan Budi Utomo ini memang Jl 28 Oktober itu masih ada lampunya kadang-kadang. Kalau Budi Utomo ini memang gelap benar, itulah saya harapkan dipasangkan lampu, janganlah terjadi lagi. Sering kecelakaan di dekat besi-besi ini, sering," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved